Energi Positif

Energi Positif adalah wujud materi didalam diri yang dapat memberikan kita ketenangan dan kesucian dalam kemurnian dan kebersihan lahir bathin.
Dengan situasi dan kondisi inilah disebutkan tercipta jiwa yang terang, dengan jiwa yang terang kita dapat berfikir yang lebih terang untuk mengatasi kekusutan mental yang masih dialami oleh banyak orang.

Dimana dalam makna spiritual Hindu Dharma disebutkan :
Dan bila kita selalu berpikir positif, maka aura tubuh yang menyelimuti kita disebutkan juga akan menjadi positif.
Maka dari itu, orang yang selalu berpikir positif, riang gembira, optimis dan penuh rasa syukur maka hidupnya pun akan selalu dipenuhi dengan energi positif pula. 
Dan setiap apa pun yang dikerjakan atau dilakukan akan berbuah menjadi suka cita. 
Begitupun dalam melaksanakan pekerjaan, seberat apapun pekerjaan itu semua menjadi lebih mudah untuk diselesaikan.
 
Jiwa, Pikiran dan hati nurani adalah sumber energi dalam diri;
Sebagaimana diuraikan dalam salah satu artikel Hindu Dharma di fb dijelaskan

Berdasarkan penelitian Ilmiah di Harvard Institut di AS, seseorang memiliki energi magnetik yang sangat kuat. Energi ini berbentuk bola dan bergetar (bervibrasi) sampai mencapai 15 meter.
Bila seseorang yang memiliki energi positif, maka dapat memberikan imbas positif terhadap sekitarnya. Sebaliknya, bila energi yang dikeluarkan oleh orang itu negatif, maka akan berdampak buruk dengan lingkungan sekitarnya.
Bayangkan apa yang terjadi, 
Bila ada banyak orang berkumpul di mana setiap orang memiliki tujuan yang tidak baik dengan energi negatif yang sama, maka akan terjadi kumpulan energi negatif yang sangat kuat sekali.

Mengapa Kakek Bisma sebagai guru yang agung karakternya bisa berubah, karena kena pengaruh dari lingkungan keluarga raja Dhrestarastra di mana kakak iparnya Sengkuni dan putra-putranya yang memiliki energi negatif yang sangat kuat.
Begitu juga Yudhistira mau bermain judi sampai Drupadi dijadikan taruhan, karena kuatnya pengaruh energi negatif dari pamannya Sengkuni, Duryodana, dan adik-adik dari Duryodana.

Itu sebabnya, dalam Veda tertulis: bila ingin menjaga kesucian, maka jauhilah orang-orang yang selalu menebar kebencian, sentimen, dan iri dengki.

Tetapi, bila berkumpul itu adalah orang-orang yang baik dengan energi positif, maka akan menghasilkan kumpulan energi positif yang sangat kuat sekali. Bila kita berada di dalam kumpulan orang-orang yang memiliki energi positif, maka akan terjadi ketentraman dan kedamaian.

Banyak orang tidak menyadari tentang energi ini. Orang tua akan sukses mendidik anaknya, bila orang tua selalu memiliki energi positif, sehingga anak-anaknya selalu menerima energi positif.
Seseorang akan menghasilkan energi positif bila:
  • Atmannya suci
  • Jiwanya stabil
  • Hatinya damai
  • Pikirannya tenang
  • Indrianya terkendali
  • Fisiknya sehat.
Bila semua ini bisa kita kelola secara baik, maka akan menghasilkan energi magnet positif yang sangat kuat, sehingga dapat mempengaruhi orang-orang di sekelilingnya.

Om Tat Sat Om
[Om dengan nama Tuhan, semoga apapun dilakukan sesuai kehendakNya].
Samastha lokha sukino bhavantu.
[Semoga semua makhluk hidup berbahagia].
Om Santih, Santih, Santih Om
***
Sehingga dengan kekuatan energi positif (Cahaya ke-Tuhanan) yang telah mencerahi seluruh alam ini maka suasana akan menjadi lebih terang, jernih dan tenang.
Akhirnya dengan situasi dan kondisi inilah tercipta jiwa yang terang, dengan jiwa yang terang kita dapat berfikir yang lebih terang untuk mengatasi kekusutan mental yang masih dialami oleh banyak orang.
***