Kundalini Yoga

Kundalini Yoga adalah bagian inti dari praktek tantra yang terkait dengan ajaran shakti yoga, pengetahuan ini termasuk ajaran dalam Hindu yang bersumber dari Tantra-Shiva atau Shakta-Shiva, yang sudah ada sejak sebelum jaman Veda.

Karena ajaran Tantra sangat rahasia, kalangan umum tidak banyak yang mengetahuinya khususnya pada jaman dahulu.

Akan tetapi pada jaman sekarang ini ajaran ini sudah mulai menyebar dan mendunia, walaupun kemudian seringkali terjadi penyimpangan ajaran, seperti komersialisasi dan pendangkalan ajaran.

Sebagian orang menggunakan istilah khusus ”Kundalini Yoga” untuk jalan yoga yang memfokuskan diri pada pengaktifan kundalini. Padahal sebenarnya semua jalan yoga sudah pasti akan membangkitkan kundalini. Sehingga sebenarnya semua jalan yoga adalah kundalini yoga.

Dalam penjelasan yang paling sederhana, ketika kita menggunakan istilah ”pengendalian diri”, sebenarnya kita sedang menguraikan simpul-simpul energi penghalang  atau granthi dalam tubuh dan menyeimbangkan ida dan pingala.

Ajaran Tantra merupakan yang pertama kali memahami rahasia ini dan secara khusus mentransformasikan energi-energi tadi ke bentuknya yang suci dan sakral. Kalau biasanya kita perlu waktu lama dan bertahun-tahun untuk ”mengendalikan diri”, Tantra secara langsung memfokuskan diri ke permasalahan yang sebenarnya. Sehingga nantinya Shakti bisa menyatu dengan Shiva di cakra mahkota.

Berikut beberapa pengetahuan penting dalam kundalini :
  • Kundalini, api energi kesadaran berupa gulungan yang terletak pada chakra pertama di pada dasar saraf tulang belakang.
  • Cakra, titik pusat-pusat kesadaran yang berada sepanjang poros tulang belakang. Terdapat tujuh cakra dalam tubuh halus kita. Ketika kundalini dibangkitkan, dia tidak lagi menggulung tapi menjalar keatas laksana ular api yang menyala, mendobrak setiap cakra, sampai akhirnya Shakti [kundalini] menyatu dengan Shiva di Cakra Mahkota.
  • Nadi, jaringan-jaringan halus dalam tubuh kita. Diantara ribuan nadi terdapat 14 nadi yang penting, tapi yang terpenting adalah Ida, Pingala dan Sushumna. Ida adalah saluran kiri, energi feminim yang dingin. Pingala adalah saluran kanan, saluran maskulin yang panas. Sushumna adalah saluran tengah.
  • Granthi, tiga simpul energi penghalang dalam urat saraf kita yang terletak di sepanjang Sushumna, yaitu : Brahma Granthi, Vishnu Granthi dan Rudra Granthi.
Pembangkitan kundalini dapat dilakukan dengan cara mandiri yang memakan waktu bertahun-tahun atau pembangkitan dengan cara shaktipat [anugerah dari satguru].

Pembangkitan kundalini bisa menyebabkan sindrom kundalini akibat dari pembersihan pada setiap cakra dan pendobrakan granthi pada saat kundalini bangkit.

Ini banyak terjadi karena saat dibangkitkan, ida dan pingala tidak dalam kondisi seimbang, tubuh tidak kuat dan bathin kurang bersih. Efek yang terjadi bisa bermacam-macam, baik secara fisik ataupun secara psikis [emosional].

Efek yang paling umum terjadi adalah kita merasakan energi yang panas atau dingin atau getaran halus mulai dari ujung tulang ekor sampai ke cakra mahkota.

Beberapa bisa bermanifestasi pada fisik seperti : tubuh bergetar, gerakan yang halus namun tidak beraturan, melompat, kejang, bahkan ada yang tanpa keinginan dapat bergerak membentuk mudra tertentu meskipun belum pernah dipelajari sebelumnya.

Efek-efek secara psikis [emosional] juga bisa terjadi seperti : rasa sedih sampai menangis, rasa gembira sampai tertawa atau berteriak sekuat tenaga. Efek lainya adalah efek niskala dimana kita mendadak memiliki kepekaan yang luar biasa, dapat merasakan dan melihat energi, saat meditasi melihat cahaya atau warna-warni, atau pergi ke alam-alam halus.

Efek paling parah adalah ini bisa menyebabkan kita gila. Inilah salah satu sebab mengapa murid yang tepat menemukan guru pembimbing yang tepat adalah faktor kunci yang sangat menentukan dalam Tantra. Sehingga dalam tradisi Tantra, hubungan guru-murid sangatlah penting.

Sesungguhnya simtom-simtom ini sangat tergantung pada diri kita sendiri juga. Bagi orang yang bathinnya bersih dan tubuh fisiknya cukup kuat, yang memiliki keseimbangan energi (ida dan pingala) dalam dirinya, yang mungkin dirasakan adalah merasa ringan seperti melayang dan kedamaian yang luar biasa. 

Guru yang benar akan membimbing dan membantu muridnya menyeimbangkan ida dan pingala, penguatan tubuh fisik, dan pemurnian lainnya sebelum kundalini dibangkitkan. Proses ini bisa dilakukan melalui hatha yoga, meditasi, sumpah melaksanakan dharma, dll.
.................... Demikian Kundalini Yoga tersebut dijelaskan yang dikutip dalam Sekilas Tentang Shakti Yoga, oleh Rumah Dharma - Hindu Indonesia (ref)

Kundalini dalam hubungannya dengan tirtha yang biasa digunakan dalam upacara yadnya dan sarana setelah dilaksanakan persembahyangan sebagaimana dijelaskan,
  • Tirtha Kundalini sebagai kekuatan intuisi.
  • Dengan yoga kundalini ini, tirtha amrta yang dibuat oleh para sulinggih dengan cara penyatuan ketujuh sapta cakra dan mantra ongkara.
***