Ari-Ari

Ari-Ari "tali pusar" atau plasenta yang menyertai kelahiran manusia, disebutkan adalah bagian dari kehidupan sang bayi yang merupakan personifikasi dari Sang Catur Sanak, disebutkan dalam tata pelaksanaan upacara bayi baru lahir memiliki beberapa tatanan dalam pelaksanaannya yaitu :
  1. Sebelum memulai menanam ari-ari, salah satunya disiapkan daun lontar ditulis aksara suci dasa bayu dengan huruf Bali atau huruf latin dengan tulisan Om, i, a, ka, sa, ma, ra, la, wa, ya, ung “.
  2. Dalam menanam ari-ari, salah satu pelaksanaannya disebutkan di bagian hulu dari ari-ari ditanam ditancapkan sebuah sanggah tutuan dihiasi dengan bunga merah, lengkap berisi sampian, gantung-gantungan, sebagai stana Sanghyang Maha Yoni, suguhkan segehan manca warna pada ari-ari sebanyak lima tanding antara lain :
    • Segehan putih satu tanding menghadap ke timur
    • Segehan abang satu tanding menghadap ke selatan
    • Segehan kuning satu tanding menghadap ke barat
    • Segehan ireng satu tanding menghadap ke utara
    • Segehan brumbun satu danding ditengah-tengah menghadap ke timur. 
Untuk menanam ari-ari ini sebagaimana disebutkan dalam upacara jatakarma samskara diperlukan sebuah kendi (periuk kecil) dengan tutupnya atau sebuah kelapa yang airnya dibuang yang kemudian setelah ari-ari dibersihkan selanjutnya dimasukkan ke dalam kendi lalu ditutup.

Apabila dalam menanam ari - ari ini mempergunakan kelapa, kelapa itu terlebih dahulu dibelah menjadi dua bagian, selanjutnya ditutup kernbali.
Perlu diingat sebelum kendi atau kelapa itu digunakan, pada bagian tutup kendi atau belahan kelapa bagian atas ditulisi dengan aksara OM KARA (OM) dan pada dasar alas kendi atau bagian bawah kelapa ditulisi aksara AH KARA (AH).

Sehingga dari semenjak masih janin dalam kandungan Ibu, manusia sudah terhubung dengan-Nya (ibu) yaitu melalui tali pusar (ari-ari) yang sampai saat ini disimbolkan sebagai senteng dalam busana sembahyang sehari-hari.

Penempatan penanaman ari-ari juga berbeda antara laki-laki dan perempuan yang ditanam di samping pintu yang secara lengkap dalam pelaksanaan upacara menanam ari-ari dalam energi spiritual Bali disebutkan :
  • bila laki-laki disamping kanan, 
  • bila perempuan, ari-arinya ditanam disamping kiri 
  • (kiri kanan dilihat dari dalam rumah).
***