Upacara Mengganti Nama Setelah Perkawinan

Upacara mengganti nama setelah perkawinan atau pawiwahan adalah berkaitan dengan urip/neptu aksara dari huruf awal nama suami & istri yang sisa dari jumlah neptu/urip ini juga disebutkan dapat menentukan baik/buruknya suasana hidup rumah tangga setelah perkawinan yang berdasarkan tenung joyoboyo untuk perkawinan (Bhagawan Dwija; Stiti Dharma Online) yang diyakini dengan angka tertinggi berdasarkan Sapta Ongkara sebagai tujuh utaprota Sanghyang Widhi dalam bentuk Ongkara.
Menurut keyakinan beragama Hindu di Bali, prosedur upacara yadnya pergantian nama sebagai berikut :
***