Tahukah Anda ? *) Pencarian data

Pendiri Agama Hindu

Pendiri Agama Hindu adalah Tuhan itu sendiri.
Karena Weda disebutkan sebagai sumber ajaran Agama Hindu merupakan wahyu / sabda yang diturunkan secara langsung oleh Hyang Widhi, Tuhan Yang Maha Esa melalui para maha Rsi.
Dalam sejarah Veda sebagaimana diuraikan dalam catatan umat Hindu Bali di Fb, bahwa Hindu terbukti benar-benar dating dari Tuhan dimana diceritakan,
Tak terhitung banyaknya orang-orang suci yang datang dan menyebarluaskan ajaran-ajaran rohani yang terkandung dalam Pustaka Suci Veda, tetapi tak satupun dapat disebut sebagai pendiri agama. 
Masing-masing adalah murid (sishya) dari seorang guru dan masing-masing juga menyampaikan pengetahuan yang sama sebagaimana diajarkan oleh gurunya terdahulu. 
Inilah sistem Veda, tidak ada pendiri, karena setiap orang pertama-tama dan utamanya adalah seorang murid. 
Dharma tidak bisa dibuat manusia, diawali oleh manusia, atau bahkan oleh makhluk-makhluk lain yang lebih dari manusia. Dharma dijelaskan sebagai ajaran dan petunjuk langsung dari Tuhan, 
“Dharman tu saksad bhagavad pranitam.” Dharma ini tidak bermula dari makhluk fana apapun (apauruseya).
Bagaimana kita bisa yakin bahwa ajaran Hindu yang bersumber pada Veda ini sungguh-sungguh berasal dari Tuhan? Mudah saja, 
  • Pertama, tidak ada yang bisa membuktikan kapan Veda bermula. 
    • Veda sanatana, kekal abadi, anadi dan ananta, tiada awal dan akhirnya, karena Veda merupakan sabda-Brahma yang memancar (nigama) langsung dari Tuhan Yang Maha Esa, yang juga adalah sanatana, anadi, dan ananta. 
  • Kedua, Veda merupakan apauruseya, tidak berasal dari makhluk fana. Tidak satu agamapun yang bisa mengatakan ajaran atau kitab sucinya apauruseya, semua agama lain terbukti memiliki nabi yang mengawali berdirinya agama itu. 
  • Ketiga, hanya dalam Veda Tuhan Sendiri berjanji untuk menjaga dharma ini secara langsung. 
    • Beliau Sendiri bersedia menyisihkan keagungan-Nya (paratva) untuk turun ke dunia menyelamatkan Veda-dharma. 
    • Beliau sungguh-sungguh menunjukkan betapa besar kasih sayang-Nya (vatsalyatva) bagi pengikut Veda. 
    • Untuk mereka Beliau menyediakan Diri-Nya untuk mudah didekati (saulabhya) dan dapat bekerja sama dengan mereka menjaga dharma.
***