Nyomia

Nyomia adalah prosesi dalam hal menetralisir kekuatan - kekuatan jahat agar menjadi suatu kekuatan yang baik dan berguna bagi diri manusia itu sendiri dan kehidupan di alam semesta ini.

Prosesi ini seperti halnya di Bali dilaksanakan dengan berbagai upacara yang dalam berbagai upacara yadnya disebutkan sebagai berikut,
  • Saat pembakaran ogoh-ogoh setelah usai pengerupukan dilaksanakan dengan prosesi nyomia ini atau menetralisir kekuatan Bhuta Kala ini 
    • sehingga besoknya pada saat hari raya Nyepi yaitu dengan renungan suci dalam hal pengendalian diri dan hawa nafsu" dapat dilaksanakan sedemikian rupa 
    • agar dapat menyambut tahun baru dengan lebih baik.
  • Atau kekuatan asuri sampad menjadi daiwi sampad 
    • dengan nyomia bhuta kala Nareswari saat dilangsungkannya upacara kawin lari,  
    • dengan harapan agar dari perkawinan ini kelak dikemudian hari bisa lahir anak yang suputra.
  • Dll
Dengan meningkatkan status hidup atau keadaan dari Bhuta Kala tersebut menjadi tingkatan yang bagus dan bermakna yang dapat memberikan kebaikan pada kehidupan di alam semesta ini dalam pelaksanaan Nyupat Bhuta Kala sebagai bagian dari upacara Bhuta Yadnya yang disebutkan bertujuan  
agar para bhuta kala tersebut tidak mengganggu kehidupan manusia sehingga terjadilah keseimbangan dan kestabilan antara Bhwuana Agung dan Bhwuana Alit ini.
Untuk sesuatu yang berguna bagi kehidupan dengan cara menyomyakan Butha (berdamai dengan Butha) disebutkan melalui meditasi Kanda Pat Butha oleh serulingdewata diceritakan juga bahwa 

Dari sejak jaman dulu para yogi atau pertapa juga menyomyakan Bhuta dengan menggunakan sarana tertentu,
ada yang menggunakan sarana “pemusatan pikiran atau samadhi”, bagi kelompok pertapa yang kebanyakan pengikutnya memiliki tingkat pengetahuan atau jnana yang tinggi,  
sedangkan yang lainnya ada juga dengan sarana lelaban berupa segehan, caru , dan sebagainya.
*** 

Daftar Bacaan Terlengkap & Terpopuler di Bali