Aja Were

Panik

Tatkala manusia mengalami kepanikan disaat itulah disebutkan hilangnya kesadaran sehingga timbul keresahan dan kecemasan yang berakibat beban-beban kehidupan akan terasa menderitakan dan menyengsarakan;
Seperti halnya adanya wabah gerubug yang melanda dan tiada hentinya duka yang menimpa.
Pada dasarnya manusia memang tak akan luput dari segala rintangan, cobaan, dan hal-hal lain,
Entah itu datang dari cobaan manusia dengan manusianya sendiri, maupun cobaan manusia dengan hamba TuhanNya, 
Namun dengan menguatkan keyakinan, pada saatnya nanti disebutkan kita pasti akan dapat menemukan jalan itu.
Ibarat beningnya air yang mendinginkan kebaikan dan keburukan;
Namun pada suatu saat, air itu juga dapat menghanyutkan seluruh isi alam semestanya, maupun seluruh kotoran dan debu.
Sehingga sudah selayaknya bagi manusianya disebutkan agar dapat mengembangkan pemikiran- pemikiran yang didasari dengan sebuah "cinta kasih bagi kawan maupun lawan" dan dengan berusaha menggapai kesempurnaan dalam Cinta Kasih...
Dan semoga semua mahluk dan manusianya mendapatkan kebahagian dan segala penyebab kebahagian ...
Semoga semua kita dan mahluk ciptaan Tuhan terbebas dari penderitaan dan segala penyebab penderitaan ...
Semoga kita selalu dekat dengan kebahagian yang diberikan oleh Tuhan yaitu kebahagian sejati, dan terbebas dari penderitaan
Bebas dari pandangan kekeliruan, kemelekatan dan kemarahan karena pemikiran yang tumbuh akan dapat menciptakan kebaikan untuk ketenangan bersama;
Namun menciptakan kepanikan bagi orang lain hanya akan menimbulkan kecemasan dan kesengsaraan yang disebutkan berasal dari hasutan dan kebodohan diri sendiri.
***