Ketenangan

Ketenangan bersumber dari hati dan pikiran yang suci dan bersih.
Sebuah keadaan yang timbul dari ketekunan yang nantinya akan dapat membuat kita bisa menyelaraskan diri dengan situasi apapun. 
Karena dengan ketenangan disebutkan,
Bahwa kita tidak akan terseret oleh api sad ripu seperti kemarahan, rasa penasaran, penyesalan, kesedihan, keserakahan, dll.
Ketenangan dibutuhkan situasi dimana kita dapat berpikir secara positif sebagai renungan dalam menata ulang pikiran;
Bayangkan kalau teman kantor membuat pisuna atau memfitnah kita atau tetangga melempar rumah kita dengan batu, kalau kita berpikir negatif kita akan marah, benci, dendam dan balas menyakiti.
Sebaliknya kalau kita berpikir positif, “dia mungkin sedang membimbing saya masuk surga atau bahkan merealisasi moksha, dia sedang memberi saya kesempatan membayar hutang karma”, maka kita tidak jadi marah, benci, dendam dan balas menyakiti. 
Karena kalau kita mampu membalas fitnah dengan kesabaran dan bahkan dengan kebaikan, bukankah kemungkinan masuk svarga loka atau merealisasi moksha menjadi lebih tinggi ?
Dan sebuah kesucian berarti suatu keadaan yang dapat menyebabkan ketenangan dan keharmonisan yang dalam pengetahuan sejati dikatakan bahwa ketenangan sejati bersumber dari hati yang suci dan bersih yang dalam filosofi Tri Kaya Parisudha dikatakan
Jika HATI kita bersih, maka bersih pula PIKIRAN kita;
***