Aja Were

Mitologi

Mitologi (Mithologi) adalah penyelidikan dan kajian terhadap hal-hal yang berkaitan dengan mitos atau fabel atau legenda yang dijumpai pada masa lalu, khususnya yang disusun dari sejak awal keberadaan manusia yang disebutkan dalam mithologi dan simbol sebagai salah satu bagian dari setiap agama.

Sesungguhnya mythos disebutkan memberikan bayangan kepada umat manusia melalui ajaran atau contoh yang patut dipuji, 
  • di mana ajaran yang abstrak
  • dan pemikiran yang halus disusun menarik yang berkesan bagi orang awam melalui ceritera-ceritera, perumpamaan, legenda, lambang-lambang dan ikayat, 
  • di mana pikiran dan cita-cita filosophis yang abstrak nan luhur diterima langsung dihati orang awam melalui ceritera yang mengagumkan, misalnya 
    • dalam Epos Ramayana yang banyak mengandung filsafat ketuhanan, 
    • kepemimpinan dan filsafat antar sesama, 
Sehingga dengan demikian mithologi memegang peran penting dalam agama hindu.

Mithologi dan sejarah seperti ajaran tentang awatara dalam purana agama hindu disebutkan juga merupakan sebuah mythos, misalnya awatara Sanghyang Wishnu menjadi Rama dan Kreshna, karena semua agama memiliki mythos namun kadang kala secara ringan sering dicampuradukkan dengan sejarah, 
  • sehingga sangat sukar untuk membuat perbedaan yang jelas antara sejarah dan mythologi, 
  • di mana mythologi tidak memiliki referensi terhadap segala sesuatu yang "tidak nyata" 
  • tetapi menghadirkan kebenaran sebagai selimut yang perlu dibedah oleh alam pikiran manusia.
Juga begitu banyaknya mitologi yang ada di Bali, seperti beberapa yang dikisahkan dalam penyelidikan dan kajian sebagai berikut :
  • Panca Korsika dalam mitologi caru, yang berkaitan dengan penciptaan alam semesta ini oleh Sang Hyang Widhi yang berpangkal dari dua hal pokok yaitu benda dan enenrgi (kekuatan).
  • Sebagai pemimpin bhuwana agung ini, Beliau digelari dewata nawa sanga yang berhubungan dengan Padma anglayang atau Pangider-ider sebagai pemimpin loka pala yang dalam mitologi wewaran awalnya berperang melawan para kala untuk menyeimbangkan kembali alam ini.
  • Kutukan terhadap Dewi Durga sebagai sang penguasa kegelapan dan penunggu setra Gandamayu yang diyakini sebagai setra paling angker di bumi ini yang dalam mitologi Catur Sanak sebagai empat perwujudan Dewi Uma.
    • Putranya Ganesa yang berkepala gajah dalam kitab Siwa Purana, merupakan contoh kisa dari seorang anak yang patuh terhadap orang tuanya.
  • Pada pertengahan proses pengadukan Ksirarnava dalam pemutaran gunung mandara giri, muncullah berbagai benda dan tokoh suci yang selanjutnya memiliki peranan-peranan penting dalam mitologi Hindu lainnya seperti bhoma putra dari Dewa Wisnu.
  • Gajah Minabinatang purba sejenis ikan berkepala gajah yang dalam lontar yama tattwa dipakai oleh wangsa wesia sebagai petulangan dalam upacara ngaben.
  • Juwuk Linglang yang berasal dari alam gaib yang diyakini bahwa orang yang bisa memiliki buah jeruk ini merupakan orang pilihan.
  • dll
Sebagai mitologis dalam sebuah babad, mitologi - mitologi seperti ini biasanya beredar di masyarakat yang juga bersumber dari cerita yang didengar, dari perenungan suci, dari mulut ke mulut sebagai sumber dari pedoman dalam penulisan.
***