Tahukah Anda ? *) Pencarian data

Yadnya Rahasia

Yadnya Rahasia adalah yadnya / persembahan suci ikhlas yang paling tinggi, paling terang dan paling menggetarkan secara spiritual. Tapi sejak jaman dulu yadnya ini termasuk aja wera.
  • Ini hanya boleh disampaikan oleh guru kepada murid, itupun hanya kepada murid-murid yang sudah siap untuk mengerti. 
  • Sebabnya dirahasiakan adalah untuk menghindari kesalah-pahaman publik. Karena yadnya tertinggi ini bertentangan dengan logika sebagian besar manusia. Akan tetapi dengan segala resikonya, Rumah Dharma memberanikan diri untuk membuka kepada publik tentang yadnya rahasia ini.
Adapun sekilas bentuk - bentuk atau pelaksanaan yadnya rahasia ini disebutkan sebagai berikut :
  1. Mengurangi penderitaan para mahluk. Dalam penjelasan sederhana : tidak membalas caci-maki dan hinaan orang lain, tidak marah pada orang yang memarahi kita, tidak menyakiti orang yang jahat, tidak melawan pada yang merendahkan kita, mengalah, dll. 
    • Artinya ketika ada yang menghujat, menyakiti, merugikan, dan yang jelek-jelek lainnya, kita tidak bereaksi apapun kecuali diam, tersenyum dan memancarkan welas asih dan kebaikan. Itu semua sudah mengurangi penderitaan orang lain. 
    • Dan bagi para sadhaka dia malah akan memberikan lebih, untuk membuat para mahluk lebih berbahagia.
  2. Menjaga keseimbangan alam semesta ini [karena alam semesta ini harus seimbang]. Dibalik kecenderungan semua manusia yang mengejar bahagia dan bahagia, untung dan untung, menang dan menang, kaya dan kaya, disana harus ada yang menderita, sial, kalah dan rugi. Dan para sadhaka di jalan rahasia, dialah yang mengambil semua yang jelek-jelek itu [agar alam semesta ini seimbang]. Seluruh hidupnya dia jadikan persembahan [yajna] bagi mahluk lain dan alam semesta.
Dikutip dari : Bhakti Yoga Hindu Bali yang ditulis dalam artikel Forum Diskusi Jaringan Nusantara di Facebook (ref).

Selanjutnya ditambahkan dalam artikel tersebut, bahwa kebahagiaan mahluk lain penting, kebahagiaan saya tidak penting. Bagi orang biasa pengorbanan memang menyakitkan, tapi di jalan dharma, pengorbanan demi kebahagiaan mahluk lain adalah rahasia di balik semua kesadaran paripurna [pencerahan].

Dimata orang biasa, orang dengan persembahan suci rahasia terlihat hina, tidak wajar dan menderita, namun jauh di kedalaman bathinnya ia sedang melaksanakan penyatuan kosmik dengan keseluruhan alam semesta. Yang membuat para sadhaka bisa "bertemu" dengan puncak pencapaian spiritual tetua Bali yang disebut Nyepi, Mangening [maha hening] dan Hyang Embang [yang maha sunyi].
***