Pages

Memuat...

Kanda Pat Sari

Kanda Pat Sari | disebutkan adalah ajaran yang utama tentang ilmu kesaktian, kesidian dan kewisesan yang dalam ringkasan lontar kanda pat sari tersebut tersurat bahwa : pada waktu kita lahir ke dunia ini, pada saat yg sama lahir / diikuti pula oleh Sanghyang Panca Mahabutha, yang lahir bersama-sama dengan Sanghyang Tiga Sakti.
  • Sanghyang Tiga Sakti amor ring Bhuwana Agung, Beliau (Tiga / Tri Sakti) di puja oleh semua mahkluk hidup di dunia ini dan juga dipuja di Pura Kahyangan Tiga : Pura Desa, Pura Puseh, Pura Dalem. 
  • Sanghyang Panca Mahabutha menjadi pepatih di segala penjuru dunia. Sebagai pemelihara dunia. Dan semuanya mahasakti tidak terhingga. Bila Beliau di puja, diyakini, dan diresapi, maka Beliau dapat ngrangsuk ke dalam badan. Dapat memberikan jalan menuju kebijaksanaan, kewibawaan, kesaktian, kesidian, kawisesan, dan kemulyaan.
Dalam Kanda Pat Sari ini disebutkan pula bahwa :
  • Dalam hubungannya dengan kesakralan tempat suci yang dijaga oleh para pepatih yang sebagaimana disebutkan sebagai berikut :
    • Anggapati yang bergelar I Ratu Ngurah Tangkeb Langi, menjadi patih di pura ulun suwi sebagai sebagai salah satu pura swagina oleh para petani anggotanya
    • Mrajapati yang bergelar bergelar I Ratu Wayan Tebeng menjadi patih di pura Sada.
    • Banaspati yang bergelar I Ratu Made Jelawung menjadi pepatih di Pura Puseh.
    • Banaspati Raja yang bergelar I Ratu Nyoman Sakti Pengadangan menjadi patih di Pura Dalem.
    • Bhuta Dengen yang bergelar I Ratu Ketut Petung menjadi pepatih di Pura Desa
  • Nama-nama khas nak Bali itu dalam sastra kanda pat sari ini sejatinya juga disebutkan merupakan penanda urutan kelahiran sang anak sebagai warisan turun temurun yang melekat.
***