Mrajapati

Mrajapati adalah saudara kanda pat yang paling wayanan ( yg lahir ke 2 ) berwujud Darah, kemudian menjadi patih di pura Sada yang dalam kanda pat sari disebutkan kemudian beliau bergelar I Ratu Wayan Tebeng, diikuti oleh Sang Bhuta Usadi, Sang Bhuta Keli. 

Beliau sebagai Dewatanya hutan, gunung, jalan, pintu keluarnya rumah ( lebuh ), pohon kayu, segala tumbuh-tumbuhan. Dalam badan Beliau berstana di dalam Darah. Sebagai Amerta Kamandalu, rembesannya adalah Bayu. Aksara sucintya “BANG” atau (Merah / Barak)

Yang bernama Tampaking Kuntul Nglayang. 

Fungsinya adalah untuk menolak segala perbuatan jahat baik skala maupun niskala. Semua dapat di tolaknya. Penjelmaannya menjadi api unggun, gunung, hutan, jalan, pohon besar.

Sesaji/ banten aturan kepada Beliau :

Ketipat galeng dengantelur itik, segehan barak me be bawang jahe.

***