Renaisance

Renaisance atau Renaisans berasal dari bahasa Perancis yaitu renaissance yang secara etimologi bermakna lahir kembali.
Akan tetapi renaisans yang dimaksud disini mempunyai arti yang lebih luas yaitu kemerdekaan berfikir yang terlepas dari dogma ajaran.
Karenanya, secara termininologi renaisans adalah timbulnya revolusi pandangan hidup bagi orang-orang Eropa dari zaman pertengahan ke jaman barunya, melalui proses jaman peralihan yang sangat cepat.
Dalam sejarah peradaban dunia disebutkan bahwa :
Pada zaman dahulu paham renaissance ini lahir sekitar abad ke 15-16 M, tatkala kaum intelektual, politik, dan seniman di daratan Eropa serentak bertekad untuk mengadakan suatu gerakan pembaharuan yang menginginkan kebebasan berpikir dan akan merubah doktrin agama mereka yang dirasakan sangat mengekang kemerdekaan batin. Perkembangan pertama renaisans terjadi di kota Firenze.
Renaissance merupakan titik awal dari sebuah peradaban modern di Eropa.
Pandangan manusia bukan hanya memikirkan nasib di akhirat seperti semangat abad pertengahan, tetapi mereka harus memikirkan hidupnya di dunia ini. 
Renaissance menjadikan manusia lahir ke dunia untuk dapat mengolah, menyempurnakan dan menikmati dunia ini baru setelah itu menengadah ke surga.
Nasib manusia ditangan manusia, penderitaan, kesengsaraan dan kenistaan di dunia bukanlah takdir melainkan suatu keadaan yang dapat diperbaiki dan diatasi oleh kekuatan manusia dengan akal budi, otonomi dan bakat-bakatnya. 
Manusia bukan budak melainkan majikan atas dirinya. Inilah semangat humanis, semangat manusia baru yang dikatakan dapat dipelajari melalui bidang sastra, filsafat, retorika, sejarah dan hukum.
Seperti halnya dalam mempelajari ilmu genetika yang terkait dengan pewarisan sifat orang tua melalui proses reinkarnasi dalam kelahiran manusia.
***