Aja Were

Gering

Gering adalah istilah wabah yang menimpa manusia.
Dimana dalam pelaksanaan "Caru karang gering" seperti halnya dalam pelaksanaan bhuta yadnya untuk mensucikan palemahan disebutkan bertujuan untuk dapat menghindari penghuninya selalu kesakitan.
Berkaitan dengan himbauan adanya suara kulkul ring Puri Agung Klungkung untuk membuat daun pandan berduri yang diisi simbol tapak dara disebutkan pengertiannya :
  • Bawang putih (Kesuna) melambangkan kesucian ketulusan;
    • Karena putih....kesuna juga di pakai penolak kombinasi dengan jangu. 
    • Kenapa tiga itu lambang dari tri premana . Bayu sabda idep . 
      • 3 cabai ... yg artinya kepedasan perih... penyakit yg akan menggrogoti kita... utk kita tusuk lumpuhkan sehingga tri premana kita utuh sebagai penolak daun pandan yg jumlah nya 3 juga kemudian di ikat utk tidak menyebar...... 
      • lan lambang tapak dara nike cihna kita umat hindu......
  • Kesuna pinake penolak juga lambamg pemurnian lan kesucian....tri premana.
Ping kalih
Segehan bawang jahe lan sane siosan sampun katur sami ring ngrupuk.....
Sami sampun jangkep.niki cuman proses tambahan sane polih pawisik ring puri klk.
Tiga . 
Bawang lambang penolak juga... mungkin sifat nya lokal.
Yening kesuna mungkin pernah liat film vampire.... pasti ngangge kesuna..... ampura niki brebeh kan datang nya dri luar negeri.....minapte niki sebagai penolak lan lambang asapunike.
Dan sesuai dengan petunjuk suara gaib kulkul Puri Klungkung disebutkan bahwa :
Tiga daun pandan yang diikat dengan benang tridatu (tiga warna merah putih dan hitam) yang diselipi bawang putih, bawang merah dan cabai yang ditusuk tersebut ditempatkan menjadi satu dipasang di pintu masuk rumah sisi kanan dan isi colek pamor dengan tujuan sebagai penolak bala yang bertujuan untuk menetralisir sifat dan unsur - unsur negatif.
***