Tahukah Anda ? *) Pencarian data

Tujuan dan Manfaat Sembahyang

Dikatakan sebagai kewajiban untuk melakukan sembahyang, adapun tujuan dan manfaat sembahyang disebutkan juga sangat bermanfaat bagi jiwa dan keseimbangan kehidupan kita di alam ini yaitu :
  • Dapat menentramkan jiwa, dengan melakukan sembahyang kita didik untuk memiliki sifat ihklas. Ihklas pada hakikatnya merupakan kebutuhan jiwa manusia. 
    • Karena apapun yang ada pada diri kita tidak ada yang kekal, semua satu persatu atau bersama-sama akan pergi terpisah dengan diri kita.
      • Kemudahan dan ketampanan serta kecantikan lambat laun akan surut perlahan-lahan meninggalkan diri kita. Kekayaan, jabatan basah, kepandaian juga lambat laun akan kita tinggalkan, cepat atau lambat.
      • Demikian juga yang ada di luar diri kita, semua yang kita cintai : istri, anak-anak, ayah, ibu, saudara, sahabat, pimpinan yang baik, orang-orang yanh kita kagumi seperti guru, pendeta yang suci, cepat atau lambat juga akan berpisah dengan kita.
    • Rasa aman dan jiwa yang tentram ("Raksanam"; Catur Loka Pala) juga merupakan kebutuhan rohani pada setiap orang. 
      • Rasa aman akan dirasakan oleh orang yang selalu merasa dekat dengan Tuhan. Salah satu kemahakuasaan Tuhan yaitu sebagai pelindung ciptaan Nya yang benar-benar meyakiniNya dan selalu memuja dan melaksanakan ajaran-ajaran nya.
      • Rasa aman itu timbul karena adanya keyakinan bahwa Tuhan akan selalu dilindungi diri umat nya. 
        • Ibarat seorang anak yang selalu berada disamping orang tuanya. Seperti orang sakit yang selalu didampingi oleh dokter. 
        • Jiwa yang tentram adalah jiwa yang terlepas dari cemas, gelisah, bingung, ragu-ragu dan kecewa. Nilai-nilai spiritual dan nilai-nilai material hanya akan dapat dirubuhkan oleh manusia yang berjiwa tentram.
    • Manusia yang berjiwa tentram akan menjadi manusia-manusia yang produktif dan hidup bergairah. 
      • Karena hidup di dunia akan dirasakan sangat indah dan semarak sebagai tempat berkarma untuk meningkat kan diri. 
      • Tidak akan ada suatu kemajuan di dunia ini kalau dunia ini di huni oleh manusia-manusia yang berjiwa gelisah, cemas, ragu-ragu dan selalu kecewa melihat keaadaan.
  • Dapat mengatasi perbudakan materi. Orang yang rajin dan tekun sembahyang akan dapat melihat dengan tenang nilai mana yang lebih tinggi dan nilai mana yang lebih rendah. 
    • Manusia memang tidak dapat lepas dengan artha yaitu berupa harta benda. 
      • Ibarat perahu tidak akan dapat berlayar tanpa air. Tapi hendaknya diingat air itu hanya sebagai sarana namun tujuan perahu perahu itu menuju pantai. 
      • Demikian juga manusia harta benda itu hanya sebagai alat manusia untuk mencapai pantai bahagia. 
        • Juga harus di ingat kalau perahu yang tidak kokoh dan tidak terkendali justru air lah yang akan menennggelamkan perahu itu.
    • Demikianlah manusia kalau tidak sadar bahwa harta benda itu hanya sebagai alat dan justru menjadi terbalik manusia diperalat oleh harta benda 
      • dan harta benda itulah yang di anggap tujjuan pertama dan nilai tertinggi. 
      • Manusia yang demikian itulah yang akan di perbudak oleh materi.
  • Dapat menumbuhkan cinta kasih
    • Rasa dekat dengan Tuhan yang ditumbuhkan oleh ketekunan sembahyang, akan meningkatkan rasa cinta kasih kepada sesama. 
      • Karena jiwa atman yang ada pada semua mahkluk adalah satu, bersumber dari Tuhan. 
        • Kalau kita umpamakan Tuhan itu magnit dan manusia adalah sepotong besi, maka besi yang ditempelkan kepada magnit tersebut akan menjadi magnit pula. 
        • Kalau ada potongan besi yang lainnya ditempelkan pada besi yang telah menempel pada magnit, besi itupun akan menjadi magnit pula.
  • Melestarikan alam
    • Dalam sembahyang sebagai mana telah di uraikan dalam bab-bab sebelum nya membutuhkan sarana dari alam. 
      • Dengan sembahyang kita dimotivasi untuk melestarikan bunga-bungaan, daun-daunan, pohon buah-buahan yang kita butuhkan dalam upacara persembahyangan (sebagai woh-wohan) juga membutuhkan air dari sumber-sumber mata air yang alami. 
      • Semua itu menimbulkan usaha untuk melestarikan sumber-sumber mata air tersebut.
    • Karena sarana-sarana persembahyangan setiap hari dibutuhkan maka dalam setiap pekarangan umat Hindu, apalagi dalam perkebunannya, biasanya pasti ditanam berbagai tumbuhan-tumbuhan yang ada gunanya sebagai sarana persembahyangan seperti bunga-bungaan yang beraneka warna.
  • Rasa Cinta Kasih. Disamping itu manusipun lewat ketekunan sembahyang akan tumbuh rasa cinta akan alam ciptaan Tuhan. 
    • Rasa cinta alam inipun akan mendorong manusia untuk melestarikan alam lingkungannya yang amat besar jasanya pada kehidupan manusia.
  • Memelihara kesehatan, Persembahyangan dilakukan dengan beberapa sikap yang dalam agama Hindu disebut Asana, ada beberapa bentuk asana yang dipergunakan untuk melakukan sembahyang. 
    • Ada sembahyang yang dilakukan dengan duduk, 
    • ada dengan berdiri seperti di dalam kelas bagi siswa dalam melakukan Tri sandhya.
    • Sikap duduk ada beberapa bentuk misalnya: padmasana.
Demikianlah disebutkan dalam studi ajaran agama tentang Ketuhanan dan sembahyang Hindu Dharma sebagai jalan abadi menuju Tuhan Yang Maha Esa.
***