Selanturnyane

Kawangen

Kawangen (kuwangen) adalah sarana sembahyang yang bertujuan untuk memohon waranugraha, sebagai lambang Istadewata perwujudan Ida Sang Hyang Widhi, Tuhan Yang Maha Esa dalam berbagai wujudnya yang diinginkan kehadirannya pada waktu memuja dengan mantra biasanya digunakan berbeda-beda tergantung di mana dan kapan bersembahyang sebagaimana dijelaskan dalam kutipan panca sembah.

Sebagai salah satu sarana sembahyang umat hindu, untuk bahan dari kawangen yang dijelaskan dalam kutipan babad bali, kewangen dibuat dari daun pisang atau janur yang berbentuk kojong atau kerucut. Di dalamnya diisi perlengkapan berupa :
  • daun-daunan, 
  • hiasan dari rangkaian janur yang disebut sampian kewangen, 
  • bunga
  • uang kepeng / pis bolong,
  • porosan.
Mantram penyucian kawangen, "Om puspa dantà ya namah swàha", sebagaimana disebutkan dalam kutipan mantram penyucian badan dan sarana sembahyang sebelum melakukan sembahyang atau memuja. 

Selain digunakan dalam sembahyang dan memuja, "kawangen" juga digunakan sebagai kelengkapan tetandingan banten dalam yadnya yaitu :
  • dll
***