Selanturnyane

Pis Bolong

Model & Bentuk Pis Bolong
Pis Bolong "Uang Kepeng" adalah uang kartal atau alat tukar yang syah di Bali mulai atau pada jaman Raja Udayana pada tahun 989 M. Orang Bali Kuna menyebut mata uang itu dengan pis-bolong yaitu uang logam dengan lubang didalamnya.
Sebenarnya, pis atau jinah bolong sudah mulai beredar di Bali Kuno pada abad ke-7 dan dibuat di Cina pada zaman pemerintahan Dinasti Tang (618 M – 907 M). 
Pada jaman itu, pis bolong selain digunakan sebagai uang kartal, juga digunakan dalam upacara dan upakara / Banten (yadnya).
Beberapa jenis banten harus menggunakan pis bolong.
  • Pretima (arca) dan prerai dibuat dari pis bolong tertentu yang dinamakan pis koci.
  • Pis bolong yang bernama pis krinyah digunakan dalam upacara kematian
  • Canang sari dan kawangen menggunakan pis bolong yang lumrah.
Jenis-jenis pis bolong yang disebutkan diatas disakralkan, tidak boleh digunakan berjudi.

Ada juga jenis pis bolong yang digunakan sebagai jimat, misalnya
Demikian pula disebutkan bahwa, penggunaan pis bolong sebagai sarana upacara yadnya berfungsi sebagai akah bebantenan seperti pada banten catur, bagya pula kerti, peras, penyeneng dll yang disamping itu pula digunakan untuk sesari bebantenan sebagai ungkapan rasa terima kasih kepada Hyang Widhi atas anugrah-Nya.
***