Asih

Asih adalah bentuk bhakti pada Tuhan dengan menjaga kelestarian alam lingkungan dengan penuh kasih sayang, karena alam semesta ini adalah badan nyata dari Tuhan.
  • Beliau telah menciptakan Rta sebagai pedoman atau norma untuk memelihara dan melindungi alam ini dengan konsep asih.
  • Beliau juga menciptakan dharma sebagai pedoman untuk melakukan pengabdian pada sesama manusia. 
Dengan konsep itulah umat manusia meraih sweca-nya Tuhan yang Padma Bhuwana Tiga disebutkan dilambangkan di Pura Besakih di Mandala kedua ini.

Memiliki sifat welas asih pada semua sarwa prani untuk dapat memberikan kebahagiaan atau membantu menemukan kebahagiaan kepada orang lain ataupun setiap mahluk hidup di alam ini disebutkan juga dalam salah satu keterangan oleh Ida Pedanda Gede Made Gunung di halaman Fb dalam berbagi photo setelah sadar saya menjadi Bangga disebutkan bahwa :

Hindu juga mengajarkan kasih terhadap semua ciptaan Tuhan dalam hal ini terhadap lingkungan melalui konsep: 
“Memanusiakan alam lingkungan “.
Padahal konsep ini sangat mendasar sekali. 
Oleh karena itulah bagi kita umat Hindu harus bangga, sebab kalau lingkungan kita terpelihara maka kita akan selalu bahagia, damai menjalani hidup ini. 
Makanya Hindu diajarkan tatacara menyayangi lingkungan, diwujudkan dalam sebuah acara upacara; 
  • Tumpek Uduh, mencintai tumbuh-tumbuhan sebab peran tumbuh-tumbuhan sangat besar terhadap kehidupan manusia, kalau tidak ada tumbuh-tumbuhan, apakah manusia bisa hidup? 
    • Setiap prosesi upacara pasti diakhiri dengan persembahyangan, terkait dengan sembahyang pada waktu tumpek uduh itu bukan menyembah benda (kayunya) kita menyembah Tuhan dengan segala manifestasinya, dan berterima kasih kepadaNya atas segala kemurahan Beliau. 
  • Hari Tumpek Kandang, bermakna menyayangi binatang, dan lain sebagainya.
***