Tahukah Anda ?

Malaikat

Malaikat adalah para penjaga pintu surga.
Dimana pada zaman dahulu Dewa Brahma dalam kronologi turunnya wahyu Tuhan disebutkan sebagai malaikat yang menyampaikan sloka-sloka weda kepada para sapta rsi.
Dan di alam kedewataan Sunia Loka ini bala tentara Sang Suratma sebagai malaikat-malaikat yang bertugas menjaga kahyangan dan menjemput sang roh pada saatnya nanti.
Diceritakan dalam info seputar Bali, ada seorang nenek yg begitu percaya sama Tuhan...
Nenek ini selalu berpedoman : 'Percayalah Tuhan akan menyelamatkanmu'.
Suatu waktu rumahnya kebanjiran, waktu airnya masih setinggi 1 meter, ketua RTnya datang dan mengajaknya utk mengungsi, tp dia menolak dgn berkata, "Tuhanku akan menyelamatkanku", lalu Pak RT itupun pergi mengungsi.
Airnya terus naik, nenek itu mulai naik ke lantai 2 rumahnya. Kemudian datang tetangganya yg kebetulan lewat mau mengungsi dan mengajaknya pergi dr tempat itu, tp dia menolak dan tetap berkata, "Tuhanku akan menyelamatkanku".
Air masih terus semakin tinggi, akhirnya dia naik ke atap rumahnya. Rumahnya sudah tenggelam, kemudian datang Tim SAR utk menyelamatkannya, dan mengajaknya pergi ke tempat pengungsian, dia tetap menolak.
Akhirnya diapun tenggelam bersama rumahnya dan meninggal.
Di pintu Surga saat bertemu dgn Malaikat, dia protes dan berkata, "Kenapa Tuhan membiarkanku mati???
Bukankah Tuhan berkata akan menyelamatkanku???".
Apa jawaban Malaikat...???
"Tuhan sudah berusaha menyelamatkanmu, tapi kau menolak!!!"
"Kau pikir Pak RT, tetangga dan Tim SAR yg datang kepadamu utk menyelamatkanmu itu siapa yg nyuruh???"
"Tuhan yg menyuruh mereka, dgn perantara merekalah Tuhan akan menyelamatkanmu!!!"
Si nenek baru sadar, kalaupun Tuhan berkata akan menyelamatkannya bukan berarti Tuhan sendiri yg akan datang kepadanya, tetapi melalui org lain.

Begitulah dgn kondisi kita saat ini, kita percaya sama Tuhan, tetapi pemerintah pusat dan daerah (sebagai guru wisesa) juga medis yg sudah membuat pengumuman adalah perpanjangan tangan Tuhan utk menyelamatkan kita, mari kita turuti, karena itulah yg terbaik yg bisa kita lakukan saat ini.
***