Penunggun Karang

Penunggun Karang atau juga disebut sebagai Palinggih Pangijeng, merupakan salah satu tempat suci pekarangan rumah yang berfungsi sebagai sedahan penjaga karang atau palemahan beserta penghuninya agar senantiasa berada dalam lindunganNya, tentram, rahayu sekala niskala.
Mengenai pendirian palinggih yang disebut tugu Penunggun Karang ini dengan berbagai jenisnya sesuai dengan lontar asta dewa, asta kosala-kosali dan asta bhumi, disebutkan ternyata tidak selalu harus berada di lahan uttama mandala.
Setelah dicermati petunjuk lontar diatas, diketahui bahwa terdapat 5 jenis tugu;

yang apabila bentuk lahan mengarah timur-barat makan penempatannya 2 jenis tugu di lahan uttama mandala (areal sanggah / Merajan) yaitu :
  1. Tugu penyarikan, di posisi tenggara menghadap ke barat, 
  2. Tugu anglurah sedan dengan posisi di baratlaut menghadap ke selatan.
Di lahan madya mandala, juga terdapat 2 jenis tugu, yaitu tugu ajaga-jaga berkedudukan di pintu masuk bagian kanan menghadap ke barat dan tugu (surya) pangijeng natah berkedudukan di tengah-tengah natah (pekarangan) menghadap ke barat / selatan.

Dan akhirnya di lahan nista mandala terdapat jenis tugu yaitu tugu panunggun karang terletak di barat laut menghadap ke selatan.
***