Lingga Yoni pada Monas

Monas sendiri melambangkan Shiva dan Bung Karno begitu mencintai konsep ini. 
Kalau kita menyadari konsep ini, yang di gagas oleh Bapak Proklamator, The Founding Father, seharusnya kita merasa bangga menjadi Hindu, semakin meyakinkan kita pada sesuhunan kita.

Monas adalah monumen nasional yang terletak di Jakarta;
Monumen ini terdiri atas 117,7 meter obelisk di atas landasan persegi setinggi The 17 meter, pelataran cawan.

Dan rancang bangun Tugu Monas disebutkan berdasarkan pada konsep pasangan universal yang abadi; Lingga dan Yoni
  • Tugu obelisk yang menjulang tinggi adalah lingga yang melambangkan laki-laki, elemen maskulin yang bersifat aktif dan positif, serta melambangkan siang hari. 
  • Sementara pelataran cawan landasan obelisk adalah Yoni yang melambangkan perempuan, elemen feminin yang pasif dan negatif, serta melambangkan malam hari. 
Lingga dan yoni merupakan lambang kesuburan dan kesatuan harmonis yang saling melengkapi sedari masa prasejarah Indonesia. 

Selain itu bentuk Tugu Monas juga dapat ditafsirkan sebagai sepasang alu dan Lesung", alat penumbuk padi yang didapati dalam setiap rumah tangga petani tradisional Indonesia. 
Dengan demikian rancang bangun Monas penuh dimensi khas budaya bangsa Indonesia. 

[Dikutip dari Artikel Bagus Teja Saputra dalam Hindu Dharma di fb]

***