Aja Were

Angkihan

Angkihan adalah nafas dalam bahasa Balinya.

Angkihan baan manyilih artinya nafas kehidupan ini hanya “pinjaman semata” dan setiap saat bisa diambil kembali. 

Sejatinya hidup manusia berawal dengan nafas dan kelak kehidupan juga berakhir dengan nafas. 
LUANGKAN WAKTU setiap hari, paling minimal SELAMA 15 MENIT, duduk MEDITASI menyaksikan KELUAR MASUKNYA NAFAS dengan sikap pranayama.
    • Udara yang kita hirup adalah pemberi kehidupan bagi tubuh, 
    • Begitu mengitari tubuh sebagai Wyana maka itu memelihara tubuh, 
    • Dan udara yang dihembuskan adalah kematian.
Seperti halnya disebutkan dalam Hindu, Trimurti dalam nafas:
Kita semua bisa disebut mengalami proses hidup-mati ribuan kali dari tarikan dan keluarnya nafas ini.

Ada orang bijaksana yang menyebutkan bahwa kontrak usia kita hidup adalah berupa jumlah tarikan nafas. 
Ide latihan Pranayama adalah merupakan manajemen nafas. 
Semakin lamban jeda tarikan nafas dan keluar maka bisa dikatakan kita menghemat nafas yang otomatis memperpanjang jeda waktu kematian kita (kontrak berakhir).

Bila diibaratkan pesawat Jet...

Pranayama adalah bagaikan Super Cruiser pada teknologi Jet. Dengan teknologi super cruiser maka pesawat jet bisa mencapai kecepatan maximum tanpa proses after burner yang boros bahan bakar dan juga mengurangi usia pakai mesin.

Semoga bermanfaat

 ***