Aja Were

Prana

Prana adalah energi kehidupan yang memberikan gerak kepada badan fisik (materi) kita dan alam semesta ini.

Di dalam tubuh disebutkan terdapat 10 macam energi yang disebut dengan Dasa Bayu atau Dasa Prana, meliputi :
  1. Prana = pd paru-paru
  2. Samana = pd pencernaan
  3. Apana = pd pantat
  4. Udana = pd kerongkongan
  5. Byana (Vyana) = seluruh tubuh
  6. Naga = pd perut
  7. Kumara (Koorma) = keluar dr tangan, badan dan jari
  8. Krakara = saat bersin
  9. Dewadatta = saat menguap
  10. Dananjaya = yg memberi makan pd badan.
Prana akan menjadi tenang dengan proses nafas yang slow/pelan seperti halnya saat melakukan pranayama sebelum melaksanakan mantra puja astawa;
  • Pikiran akan menjadi tenang, ketika aktifitas nafas semakin berkurang 
  • maka aktifitas pikiranpun akan menurun antara pikiran dan prana dari indra-indra kita.
Dalam beberapa tradisi Hindu dan sistem kepercayaan lainnya juga disebutkan dalam kutipan artikel pasraman girinatha, dalam memahami shakti, kundalini, chakra, prana dan asal-usulnya;
Cakra disebutkan merupakan pusat dari prana sebagai kekuatan hidup, atau energi vital sesuai dengan titik-titik yang penting dalam tubuh fisik yaitu pleksus utama arteri, vena, dan saraf.
Secara ringkas lebih lanjut juga disebutkan, aliran harmonis dalam pikiran dan tubuh merupakan keindahan dan pesona eksternal dari prana tersebut. 
  • Supernatural bakat dan potensi ajaib dapat diperoleh dengan perlindungan (konservasi), 
  • penggunaan seimbang dan transmutasi spiritual dari kekuatan yang menakjubkan.
Sedangkan aliran prana shakti dalam tubuh manusia sebagai pusat "kekuasaan serpentine" The ekstrasensor (Kundalini) dikatakan halus mengandung repositori terbatas. 
  • Upaya tingkat yang lebih tinggi dari stimulasi upaya yoga Prana, aduk, up-thrust dan elevasi dari aliran Prana. 
  • Keberhasilan usaha ini spiritual, yang disebut, "Kundalini Jagarana Sadhana", lebih unggul dengan pencapaian semua potensi, semua bakat dan kemakmuran dunia.
Sepuluh kekuatan prana dalam tubuh manusia dikelompokan dalam dua kategori sesuai dengan manifestasinya dalam kegiatan peraturan dan penting yang berbeda. 
  • Lima jenis utama yang disebut pancha prana bawah klasifikasi ini yaitu Apana, Samana, Prana, Udana dan Vyana, 
  • Lima subtipe (upa pranas / prana upa) yaitu : Devadatta, Vrakala, Koorma, Naga dan Dhananjaya.
Setiap aliran lima pranas utama mengaktifkan proses fisiologis tubuh dan spesifik dan juga berhubungan dengan ekstra-sensorik pusat yang mengatur sistem endokrin. 
  • Apana mengatur ekskresi limbah dan zat menjengkelkan dari tubuh. Hal ini terkait dengan Chakra Mooladhara (di pleksus panggul). 
  • Samana mengaktifkan proses metabolisme dan dianggap sebagai sumber daya dalam Chakra Manipoorita (di pleksus epigastrium). 
  • Prana sebagai sumber respirasi dan berhubungan dengan Chakra Anahata (di pleksus jantung). 
  • Udana mengatur proses penerimaan dan penyerapan unsur-unsur yang diinginkan dalam tubuh dan juga digunakan dalam gerakan ke atas. Ini adalah sumber dari aktivasi Chakra Vishuddhi (di carotid plexus). 
  • Vyana mengatur sirkulasi darah dan digambarkan sebagai sumber daya untuk Chakra Swadhishthana (di hypognistric pleksus).
  • Di antara pranas upa, 
    • Devadatta sebagai anak buah dari Udana, 
    • Vrakala dikaitkan dengan Samana, 
    • Koorma dengan Apana dan Naga dengan Prana. 
    • Dhananjaya dihubungkan dengan Vyana sebagai komponen sub-energi.
Hirarki dari lima lapisan berturut-turut halus (Pancha Maha Koshas) - badan manusia dari tubuh kasar ke tubuh halus dan astral dan diri spiritual tertinggi merupakan ensemble mutlak Pancha Prana dan prana upa.
***