Tahukah Anda ? *) Pencarian data

Rasa Pahit

Rasa Pahit adalah salah satu sad rasa sebagai simbol kehidupan ini yang kadang-kadang tidak menyenangkan;

Namun demikian pada saatnya nanti akan dapat menyebabkan jiwanya menjadi lebih matang.
Kematangan jiwa ini disimbolkan dengan sifat-sifat kedewasaan seperti tersirat dalam filosofi penggunaan tipat dampulan yang melambangkan jiwa seseorang yang digodok dengan berbagai pengalaman hidup.
Dan bagaimanapun 'pahit' dan sulitnya hidup ini, mau tidak mau kita harus menjalaninya juga.
Sebab, segala sesuatu merupakan karma yang haruslah dinikmati sebagai pengalaman hidup.
Oleh karena itu;
Meski terpaan hidup begitu pahit maka disebutkan tabahlah menghadapi setiap peristiwa dalam kehidupan ini,
Selalu berpandangan luas, disiplin serta senantiasa waspada dengan adanya sad ripu dalam diri kita.
Dan janganlah putus asa bila menghadapi kemalangan atau kedukaan, karena hidup ini berkesinambungan (Sthitapraj├▒a);
Oleh sebab itu, dikatakan bahwa seseorang pada nantinya akan bisa mengetahui rasa manis setelah dia pernah merasakan rasa pahit terlebih dahulu.
***
"Engkau mungkin lupa, bahwa Krishna pernah berpesan kepada Bisma, kedewasaan hidup itu mirip buah mangga, 
Diawal akan hadir rasa pahit, setelahnya asam dan puncaknya ketika mangga mulai matang, rasa manis akan dirasa. 
Diceritakan dalam Bali Bhumi Banten
Putaran alami semesta memang demikian, tak ada yang kekal di alam ini kecuali perubahan itu sendiri. 
Bila diawal buah itu mentah dan terasa pahit, pada saat berikutnya ketika matang, tentu akan terasa manis.
Demikian pada akhirnya setelah membusuk, bau tak sedap akan segera memenuhi ruang semesta. 
Namun kawan, lihatlah setelah buah mangga itu membusuk dan jatuh ke bumi, pada saatnya kelak, dari sana akan tumbuh batang pohon mangga yang sama, diapun akan memgalami proses serupa, berawal dari rasa pahit, dan tentu saja akan menghadirkan rasa manis yang bisa engkau nikmati.

Maka lihatlah itu, 
Apa yang pernah engkau benci dan mau engkau buang, nyatanya pada saatnya nanti akan engkau nikmati kembali rasa manisnya. Rasa manis yang sama dari buah mangga yang sama.
Demikianlah siklus kehidupan ini sebagai renungan, mungkin saja segala sesuatu terasa pahit namun disebutkan tetap jalani dengan keteguhan hati untuk sebuah harapan baru.
 ***