Aja Were

Ether

Kata ‘ether’ berasal dari kata ‘aether‘ yang diartikan sebagai esensi kehampaan.

Dan ether sebagai sat akasa dalam sejarah 5Elemen dunia juga diartikan sebagai ‘kekosongan‘, ‘kehampaan‘ atau ‘ide’ seperti halnya disebutkan dalam berbagai istilah peradaban kuno di dunia seperti : Yunani, India, Tibet, China, Jepang dll.
Dan Agama Hindu juga percaya bahwa Tuhan menggunakan Ether untuk menciptakan keempat elemen panca maha bhuta lainnya, dan semua pengetahuan dan pengalaman manusia tercetak dalam catatan Akashic atau Etheris (Akashic record).
Selain itu, juga ada kepercayaan spiritual bahwa tubuh manusia dibuat dari kelima elemen utama yang disebut panca maha bhuta dan tubuh manusia akan musnah dan diuraikan kembali kedalam 5 elemen alam ini seperti yang terlihat pada proses upacara ngaben
Sehingga keseimbangan siklus alam selalu terjaga, yaitu keseimbangan yang digerakkan oleh Tuhan Pencipta alam semesta ini dimana :
    • Elemen Ether disebutkan sebagai elemen yang bersifat kecerdasan.
    • Dan elemen kesadaran yang bersifat spiritual.
Dengan kesadaran ether yang baik dalam rahasia cerdas, kreatif dan inovatif sebagaimana disebutkan HinduJogja.com akan dapat membuat manusia menjadi bertumbuh dan berkembang pengetahuannya.
Manusia terjaga Motivasi Intriksiknya untuk selalu belajar & terus berkarya.
Sehingga hendaknya manusia disebutkan dapat selalu menyediakan ruang tak terbatas untuk segala perubahan dan kemajuan.
***