Aja Were

Dengki

Dengki adalah rasa benci yang muncul karena adanya sifat iri hati terhadap kelebihan yang dimiliki oleh orang lain.
Dimana dalam Hindu Dharma disebutkan bahwa sifat dengki ini bersumber dari alam pikiran manacika yang masih kotor; 
Tergolong perbuatan matsarya yang dapat menyebabkan ketidaktenangan dan ketidakbahagiaan.
Sebagai penyebab ketidaksucian pikiran tersebut,
Perbuatan dengki ini juga dikatakan dapat menimbulkan kecendrungan yang negatif dan akan membuat kita menderita.
Dan dikatakan bahwa teguhlah dalam penyucian jiwa karena kedengkian berakibat krodha akan dapat dilenyapkan dengan kebahagiaan. 
Dalam intisari Bhagawad Gita sebagaimana disebutkan, 
Pada saat kedengkian timbul pada seseorang, semua kebajikan yang telah terbina sejak lama akan sirna dan hilang lenyap begitu saja,
Sifat dengki bukanya tidak berbahaya bagi seseorang, sifat ini akan menghancurkan semua sifat mulia yang ada pada diri manusia,
Sejatinya dikatakan, dengki menimbulkan sifat iblis,
Ia akan menghancurkan sifat kemanusiaan dan menguatkan sifat kebinatangan,
Sifat ini tidak peduli tentang kanan- kiri, dan tidak ada rasa enggan,
Dan hendaknya sifat dengki tersebut dapat dihilangkan yaitu dengan cara :
Engkau harus merasa senang dengan kemakmuran seseorang
Engkau harus ikut merasa bahagia dengan kemajuan seseorang,
Engkau harus berbahagia dengan kesejahteraan seseorang,
Dan inilah kebajikan yang sejati.
Mungkin engkau mengira bahwa kedengkian akan menghancurkan seseorang,
akan tetapi sesungguhnya ia menghancurkan dirimu sendiri,
Bukan menghancurkan orang lain,
Sifat itu akan menyebabkan engkau sakit,
engkau akan tidak bisa tidur dengan nyenyak,
Engkau tidak bisa makan dengan enak,
Walaupun pada mulanya engkau merasa benar2 sehat,
Segala macam penyakit bisa tumbul,
Kedengkian itu ibarat seperti penyakit dalam seperti;
Penyakit TBC yang merayap dan menggerogoti badanmu dari dalam,
Begitu juga kedengkian akan melemahkan engkau tanpa engkau sadari,
Sifat ini masuk ke dalam badanmu dengan berbagai cara dan akhirnya akan menghancurkan dirimu.
Untuk menjamin agar kedengkian dan Kebencian ini tidak masuk ke dalam diri mu,
Engkau harus mengembangkan kasih, yaitu yang tidak mementingkan diri sendiri,
Bila kasih bersemi di dalam diri mu, maka tidak akan ada tempat untuk bersarang bagi kedengkian dan Kebencian didalam dirimu, Ini akan menjadi keindahan,

Karena keindahan (Sundaram) merupakan suatu bentuk kebahagiaan,
Dimana ada kebahagiaan engkau juga akan mendapatkan kebahagiaan. 
***