Aja Were

Prabu Dasarata

Prabu Dasarata adalah seorang raja dari negeri Kosala (Kausalya) yang merupakan putra dari Prabhu Aja (dari Ayodhya);
Dan ibunya Dewi Indumati berasal dari Kerajaan Widharba yang sebagimana disebutkan dalam nasakah Lontar Sumanasdntaka.
Riwayatnya juga dikisahkan dalam Bala Kanda dari Epos Ramayana yang merupakan keturunan Iksvaku dan berada dalam golongan Raghuwangsa atau Dinasti Surya.

Beliau diceritakan memiliki tiga orang istri,
  1. Dewi Kausalya yang berputra Rama sebagai anak tertua,
  2. Dewi Kaikeyi yang berputra Bharata, dan
  3. Dewi Sumitra yang berputra Laksmana dan Satrughna.
Pada saat Daśaratha masih muda dan belum menikah dalam pendidikan Agama Hindu dan budi pekerti diceritakan,
Dahulu ia suka berburu dan memiliki kemampuan untuk memanah sesuatu dengan tepat hanya dengan mendengarkan suaranya saja. 
Di suatu malam, 
Daśaratha berburu ke tengah hutan. Di tepi sungai Sarayu, ia mendengar suara gajah yang sedang minum. Tanpa melihat sasaran ia segera melepaskan anak panahnya. 
Namun ia terkejut karena tiba-tiba makhluk tersebut mengaduh dengan suara manusia. Saat ia mendekati sasarannya, ia melihat seorang pertapa muda tergeletak tak berdaya. 
Pertapa muda tersebut bernama Srāvaṇa. 
Ia mencaci maki Daśaratha yang telah tega memanahnya, dan berkata bahwa kedua orang tuanya yang buta sedang menunggu dirinya membawakan air. Sebelum meninggal, Srāvaṇa menyuruh agar Daśaratha membawakan air kehadapan kedua orang tua si pemuda yang buta dan tua renta. 
Daśaratha menjalankan permohonan terakhir tersebut dan menjelaskan kejadian yang terjadi kepada kedua orangtua si pemuda. Daśaratha juga meminta maaf di hadapan mereka. 
Dan Setelah mendengar penjelasan Daśaratha, kedua orang tua tersebut menyuruh Daśaratha agar ia mengantar mereka ke tepi sungai untuk meraba jasad putranya yang tercinta untuk terakhir kalinya. Kemudian, mereka mengadakan upacara pembakaran yang layak bagi putranya. 
Karena rasa cintanya, mereka hendak meleburkan diri bersamasama ke dalam api pembakaran. 
Sebelum melompat, ayah si pemuda menoleh kepada Daśaratha dan berkata bahwa kelak pada suatu saat, Daśaratha akan mati dalam kesedihan karena ditinggalkan oleh putranya yang paling dicintai dan paling diharapkan.

Kisah Dasarata menjadi seorang Raja.

Pada jaman dahulu seperti diceritakan tirta amerta 3 dalam kisah obsesi Rahwana dalam keduniawian; 
Beliau, Sang Prabu Dasarata dikisahkan awalnya merupakan seorang pendeta yang berguru pada Resi Yogiswara dan bersahabat dengan Jatayu, putra Aruna kakaknya Garuda
Dan sebetulnya, beliau menolak melindungi negeri Kausalya, karena pada zaman itu mereka yang menang perang berhak memegang tahta dan mengawini putrinya. 
Tetapi datang petunjuk Dewata, putri inilah yang akan menurunkan titisan Wisnu dan meneruskan tahta Kerajaan Kausala yang beribukota di Ayodya. Akhirnya Dasarata mau membantunya.

Dan kemudian pendeta muda Dasarata menciptakan sekuntum bunga sebagai Kausalya tiruan dan diserahkan kepada Rahwana yang mengejar pelarian Kausalya. 
Rahwana berkenan dan memberikan kerajaan Kausala dengan ibukota Ayodya kepada Dasarata. Dan jadilah Dasarata menjadi raja di Kausala.

***