Aja Were

Tetimpug

Tetimpug (Tatimpug; api penimpug) adalah sarana yang digunakan untuk memohon penyupatan dari Sang Hyang Brahma yang dalam upacara yadnya disebutkan disimbolkan dengan bambu tiga batang yang dibakar dengan api danyuh kelapa yaitu :
Sebagai unsur terpenting dari berbagai jenis kelengkapan upakara seperti Padudusan, pecaruan Rsi Ganalabuh Gentuh dan pecaruan besar lainnya.
yang nantinya jika sudah selesai seperti halnya dalam upacara Rsi Ghana Alit yang disebutkan harus ditanan di natar/halaman merajan.
Karena Brahma dipuja sebagai Sang Hyang Agni yang merupakan sumber dari Widya (Pengetahuan) memiliki fungsi dan peranan sebagai penerang jiwa orang yang menggunakannya.

Tetimpug : dibuat dari beberapa potong bambu yang masih kedua ruasnya seperti halnya juga dijelaskan Wahana08’s Weblog dalam upacara manusa yadnya, bambu ini dibakar sampai mengeluarkan bunyi (meletus).
Sehingga asap yang ditimbulkan oleh dupa atau api takep yang membumbung ke udara dari tetimpug tersebut diyakini sebagai penghantar ritual dalam upacara yadnya.
***