Aja Were

Sayujya

Sayujya adalah tingkat kebebasan moksa yang paling tinggi dimana atma telah bersatu dengan brahman atau Tuhan (Ida Sang Hyang Widhi Wasa ) . “Brahman Atman Aikyam “ yang arti nya brahman dan atma tunggal.
Sebagaimana adanya kepercayaan adanya moksa (Panca Sradha yang merupakan tujuan dari hidup kita di dunia ini menurut kepercayaan agama Hindu dari ajaran panca sradha ini, yaitu moksa.

Ketika kematian tiba sebagaimana dijelaskan dalam salah satu artikel (ref) Hindu Dharma di fb;
Bagi seorang sadhaka dan atma-nya dapat mencapai dimensi Satya Loka secara mandiri, maka pencapaian ini di dalam ajaran Hindu Dharma disebut sebagai Sayujya-Mukti. 
Mukti berarti lepas atau bebas; 
Sayujya berarti “mendekati penyatuan”. 
Disebut mukti karena siklus samsara-nya telah berakhir dan disebut sayujya atau “mendekati penyatuan” karena merupakan tahap akhir menuju kepada penyatuan kosmik atau moksha, yang sudah sangat mendekati penyatuan kosmik tersebut.

Dimensi alamnya disebut Satya Loka. 
Satya Loka adalah dimensi tingkat keempat alam-alam samadhi para orang-orang suci. 

Dimensi alam-alam semesta suci tingkat ke-lima atau Satya Loka ini terdiri dari beberapa tingkat alam-alam suci. 
Dan alam suci tingkatan yang tertinggi di dimensi ini adalah Maha-Isvara Dharma Loka [Shiva Loka]. 
Alam ini merupakan alam suci puncak dari semua alam suci, sebelum alam kamoksan. 

Pengayom dan pelindung alam ini adalah Dewa Shiva. Dewa Shiva adalah pembimbing peleburan jiwa individu menjadi kesadaran kosmik. Peleburan ahamkara [ke-aku-an, ego] menuju moksha. Itu sebabnya oleh para maharsi Dewa Shiva disebut sebagai dewa pelebur.
***