Aja Were

Angka

Angka adalah simbol numerik atau bahasa untuk menggambarkan suatu maksud. Dan bahasa angka, tidak pernah berubah atau bersifat konstan.
Dimana bisanya angka nol sebagai awal dan akhir dari setiap urutannya.

Dan itu dikatakan sudah melalui proses panjang. Sejak sejarah peradaban manusia ini bermula.

Seperti halnya dalam penggunaan urip wewaran dalam tingkatan neptu dari tiap-tiap wewaran.
Dan segala sesuatu di alam semesta (Bhuwana Agung) ini bergetar. Berada pada frekuensinya masing-masing. Dengan tingkat getaran dari objek apa pun, manusia dapat membangun kualitas dan energi yang terkait dengannya.

Sebagaimana angka dalam numerologi yang menurut ArcBali (ref) disebutkan angka tersebut merupakan simbol dalam menggambarkan pola getaran energi
Prinsip angka dan getaran dalam tanggal lahir, dapat dijadikan sebagai data. Yang mewakili frekuensi utama seseorang.

Praktik Numerologi didasarkan pada pernyataan tegas Pythagoras. Menurutnya; 
“Dunia dibangun di atas kekuatan angka;
Seluruh alam semesta, terdiri dari pola matematika. Dan semua hal dapat diekspresikan dalam angka. Sesuai dengan getaran universal.

Angka-angka ini menentukan; kepribadian, kecendrungan, yang membawa manusia pada suatu titik. Biasanya, disebut nasib yang sepenuhnya telah ditentukan oleh Tuhan.

Sebagai tambahan dimana di Bali disebutkan.
Dan manakala angka satuan dan puluhan tahun saka mencapai angka 0, disebut pula rah windu tenggek windu sebagaimana dilaksanakannya upacara eka dasa rudra di Bali.
***