Aja Were

Pergaulan

Pergaulan adalah "Pesuwitran" dalam bahasa Balinya yaitu jalinan persahabatan untuk dapat mewujudkan filosofi Tat Twam Asi dalam diri sendiri dan kehidupan sosial bermasyarakat.

Dan seperti kita ketahui bersama bahwa setiap manusia pasti akan membutuhkan manusia lain.

Namun kaidah atau norma-norma sopan-santun, tata krama dan etiket dalam pergaulan sehari-hari dalam bermasyarakat (pleasantliving together) disebutkan juga perlu diperhatikan.

Seperti halnya di Bali disebutkan beberapa diantaranya yaitu :

  • Penggunaan sor singgih basa dalam ucapan dan sopan santun pergaulan sehari-hari akan menjadi sangat penting seperti halnya ketika seorang anak berbicara sopan terhadap orang tua.
  • Mau mendengar pendapat orang lain adalah pribadi yang teguh.
Begitupun dalam mencari kehidupan duniawi, keberanian untuk mengatakan tidak akan dapat menyelamatkan diri kita. 

Dan belajarlah disiplin menahan diri agar tidak melakukan kejahatan.

Milikilah budi pekerti yang baik, karena pergaulan itu sangat besar pengaruhnya dalam kehidupan kita. Apabila lingkungan kita buruk, maka perilaku kita akan mempunyai kecenderungan buruk.

Sehingga INNER CIRCLE dalam lingkaran teman terdekat akan sangat mempengaruhi kehidupan sosial dan pribadi seseorang sebagaimana dikutip dari artikel Putra Jaya dalam Goup Hindu Dharma di fb;


Dalam kehidupan sosial bermasyarakat disebutkan bahwa lingkungan juga sangat mempengaruhi aspek kehidupan kita terutama oleh teman-teman dekat disekitar kita. 

Sekuat kuat nya manusia, tak mungkin tak terpengaruh sama sekali dengan lingkungan terdekatnya..

Contoh,
Mungkin ga' sih, kita ga' ikutan bau kalau berada semobil dengan kotoran sapi?

Namun mungkinkah kita ga ikutan wangi , kalau berada semobil sama parfum? Tak perlu menyentuh. Cukup berada seruangan aja denga kotoran atau parfume, & rasakan hasilnya..

Birds of the same feather flock together .
Itu pepatah Inggris kuno. Burung2 yang serupa biasanya bersama..

Jadi dikatakan hati-hati memilih inner circle kita, karena itu berpengaruh dalam membentuk diri kita, dan mencerminkan siapa kita. Hal ini didukung oleh banyak riset lho..

Memang ada orang yang mental nya kuat sekali tak mudah terpengaruh. Tapi kebanyakan orang pada umum nya, kalau sering bergaul bersama, akan terpengaruh. 

Mulai cara berpikir , bertindak, berbicara sapai live style nya sedikit banyak terpengaruh. Bisa positif , bisa juga negatif, tergantung siapa yang ada di inner circle kita..


Ini terjadi di semua lapisan umur, mulai anak, remaja, dewasa sampai sepuh, bisa terpengaruh oleh inner circle..
Apa lagi di masa2 sulit, hati kita goyah, akan sangat mudah terpengaruh. Hati2 memilih lingkar teman terdekat. .

Salah memilih inner circle, bisa berbahaya. Sebaliknya, kalau kita memilih inner circle yang tepat, bisa membuat kita menjadi orang yang lebih baik, sehat, pintar, wise & sukses. Bahkan bisa mendapat solusi yang tepat..

Kita berteman dengan siapa saja, tapi hati2 dalam memilih lingkar teman terdekat..

Dan ingat, sekarang ada teman di dunia nyata & teman di dunia maya. Cermatlah juga dalam memilih teman dunia maya, termasuk akun2 yang di ikuti..

***