Aja Were

Romawi

Romawi adalah peradaban dunia yang masih lestari sampai saat ini;
Dimana letaknya terpusat di kota Roma masa kini yang pada zaman dahulu dibangun sekitar tahun 492 SM oleh Suku Latia.
Sebagai salah satu peradaban kuno eropa disebutkan bahwa awalnya Suku Latia menetap di lembah Sungai Tiber yang subur.
Suku Latia menamakan tempat tinggal mereka ‘Latium’.
Latium merupakan kawasan lembah pegunungan yang tanahnya baik untuk pertanian. Penduduk Latium kemudian disebut bangsa Latin. 
Pada mulanya, di daerah Latium inilah bangsa Latin hidup dan berkembang serta menghasilkan peradaban yang tinggi nilainya.
Kota Roma yang menjadi pusat kebudayaan mereka terletak di muara sungai Tiber. Waktu berdirinya Kota Roma yang yang terletak di lembah Sungai Tiber tidak diketahui secara pasti. 
Namun Legenda menyebut bahwa Roma didirikan dua bersaudara keturunan Aenas dari Yunani, Remus dan Romulus.
Pada zaman dahulu, orang-orang Romawi memiliki kepercayaan terhadap dewa-dewa, seperti orang-orang di Yunani.
Hanya saja dewa-dewa di romawi berbeda dengan di Yunani. 
Seperti halnya ketika zaman weda,
dimana Dewa Mithra yang populer di Romawi dapat ditelusuri kepada dewa Mitra dalam Veda, yang masuk ke Mediterania melalui Asia Kecil melalui kekuatan militer yang sangat tertarik dengan filsafat Veda.
Selain itu, dewa-dewa yang dipercayai oleh orang-orang Romawi antara lain :

1).Jupiter (raja dewa-dewa) 2. Yuno (dewi rumah tangga) 3. Minerus (dewi pengetahuan) 4. Venus (dewi kecantikan) 5. Mars (dewa perang) 6. Neptenus (dewa laut) 7. Diana (dewi perburuan) 8. Bacchus (dewa anggur).

Dan dengan kekuatan dewa-dewa tersebut, pada zaman dahulu mereka mencapai zaman keemasan, 
Roma berhasil menundukkan bangsa-bangsa yang tinggal disekitarnya satu persatu, baik dengan jalan kekerasan maupun jalan damai. 
Hingga akhirnya Roma berhasil menguasai seluruh Italia Tengah.
Dan mengenal Arsitektur dalam sejarah Romawi Kuno disebutkan bahwa :
Orang – orang Romawi suka menciptakan sesuatu yang megah, mewah, dan monumental, serta menarik perhatian. 
Mereka menciptakan seni rupa, seni patung atau relief dengan megah dan penuh hiasan. 
Orang – orang romawi menciptakan karya teknik bangunan yang mengagumkan. Seperti bangunan saluran air (aquaduct), jembatan, gedung besar untuk balai pertemuan dan pasar, bangunan untuk olahraga dan pentas seni (thermen, theater, amphitheater). Juga kuil untuk pemujaan dewa.
Orang Romawi melanjutkan pengetahuan orang Yunani antara lain dengan konstruksi lengkung untuk membuat ruangan menjadi lebih luas. 
Bangunan atap kubah untuk pertama kali untuk bangunan Thermae di Baaie. Mereka juga membangun bangunan umum seperti jalan raya.
Kuil – kuil tempat pemujaan dewa memiliki ukuran yang besar. Dan batang tiang penyangga atap menggunakan ciri – diri yang sama dengan Yunani yaitu Doria, Inonia dan Korinthia.
Demikian sekilas disebutkan sejarah Bangsa Romawi dalam mempertahankan peradaban kuno mereka.
***