Darsana

Darsana adalah pandangan tentang kebenaran yang berasal dari akar kata drś yang bermakna "melihat", menjadi kata darśana yang berarti "penglihatan" atau "pandangan" yang dalam Tugas Darsana (Filsafat Samkya dan Filsafat Visitadvaita) disebutkan bahwa pandangan kebenaran Sad Darsana dengan tri pramana untuk meyakini sesuatu.

Jika saja sesuatu yang diyakini tersebut tidak direnungkan kembali juga dapat menimbulkan penderitaan, namun kalau direnungkan kembali baik-baik maka dampak negatifnya dapat diperkecil dan adapun 6 hal yg harus direnungkan yang dalam Bhagawad Gita XIII,8 disebut sebagai Sad anu darsana (dharsanam) seperti :
  • tujuan hidup kita lahir ke bumi ini ?
  • siapa saja yang pernah lahir ?
  • dll
Renungan dengan landasan kitab suci dan ilmu pengetahuan amatlah diperlukan agar setiap langkah dalam hidup ini dapat dianalisa dengan cermat.

Kitab-kitab suci Darsana dalam Weda Smerti meliputi :
  • Nyaya, logika (Tarka Veda)
  • Waisesika,
  • Samkhya, cara mencari pengetahuan kebenaran
  • Yoga, pengendalian badan dan pikiran.
  • Mimamsa wedanta, golongan filsafat yang mengakui otoritas kitab Weda dan mendasarkan ajarannya pada Upanisad sebagai filsafat.
***