Aja Were

Uyah

Uyah adalah garam dalam bahasa Bali yang merupakan zat asin digunakan sebagai bahan penyedap semua jenis makanan, karena tanpa garam semua makanan akan terasa hambar.

Dalam makna filosofis berkaitan dengan sesajen / tetandingan banten, penggunaan garam yang merupakan sari-sarinya laut, dalam sebuah penelitian nangluk mrana disebutkan :
  • Garam diidentikkan dengan Dewa Baruna atau penguasa lautan sebagai pembasmi atau pelebur segala macam penyakit dan hama.
  • Uyah wantah srana sane ketah kaanggen ngicalang penyakite punika.
    • Sadurunge patut dulurin antuk ngaturang canang ring pengalapan lan Sanggah Labak.
Seperti halnya penggunaan uyah / garam ini dalam ritual yadnya disebutkan sebagai berikut :
  • Uyah sebagai perlengkapan banten gelar sanga alit dengan seluruh tetandingan gelar sanga ditretesi uyah areng: diatasnya diisi 9 batang sate yang sudah diikat.
  • Segehan putih kuning untuk menetralkan seseorang dari perilaku malas dan boros dalam tetandingan bantennya dibawahnya dilengkapi juga dengan lauk, bawang merah, garam, dan jahe.
  • dll
***