Tahukah Anda ? Yasa kerti lan bhakti... memargi antuk manah suci.

Pikobet

Pikobet adalah sebuah masalah unik yang membedakan antara kesuksesan dan kegagalan.
Oleh karena itu, sebuah permasalahan harus dipecahkan dengan penuh keberanian dan kebijaksanaan, dimana sebuah masalah pun juga akan dapat membuat kita menjadi berani dan lebih bijaksana.
Seperti halnya dahulu dalam masalah religi misalnya, pelbagai peninggalan tradisi megalitik, misalnya tahta batu, dolmen, menhir, arca yang bercorak megalitik, dan hiasan kedok muka pada beberapa sarkofagus mencerminkan bahwa perkembangan religi pada masa itu telah maju.
Seiring ditemukannya temuan-temuan tersebut menandakan bahwa permasalahan kehidupan manusia masa Bali Mula menjadi semakin kompleks ketika memasuki setiap zaman yang biasanya ditandai dengan ciri khas tersendiri.
Dengan perkembangan demikian, kita sejatinya bisa bertumbuh secara mental dan spiritual hanya melalui masalah yang ada, jadi hendaknya disebutkan bahwa:
  • Janganlah melampiaskan kegagalan anda pada orang lain namun pecahkanlah permasalahannya. 
    • Karena sebuah keberhasilan dan kegagalan kita masa lalu, sangatlah penting artinya untuk keseimbangan dan keselaranan kedamaian hidup kita dengan sifat daiwi sampad yang dimiliki.
      Dimana segala perbuatan baik (subha karma) perlu dilestarikan dan dikembangkan sedangkan segala kesalahan keburukan, perbuatan tidak baik (asubha karma) patut tidak dilakukan dan dilenyapkan.
  • Jangan membuang emosi dan energi fisik anda untuk permasalahan yang salah. 
    • Dalam keadaan krodha, terkadang disaat kita marah kita begitu ingin melukai orang lain, tetapi sesungguhnya tanpa kita sadari yang dilukai adalah diri kita sendiri.
    • Dimana dalam tat twam asi disebutkan bahwa menyakiti orang lain berarti pula menyakiti diri kita sendiri. 
  • Hadapilah setiap permasalahan tersebut secara profesional dan ketika anda memutuskan sebuah solusi ingatlah bahwa orang adalah prioritas;
  • Seberapa pun buruknya hal itu terlihat, segala hal bisa nenghasilkan sesuatu yang positif.
  • Seberapa pun buruknya permasalahan dan kemarahan anda hendaknya jangan kehilangan kasih sayang yang dalam tuntunan Dasa Paramartha untuk mencapai tujuan tertinggi moksa sebagai kebahagiaan di dunia ini dan akhirat pada nantinya yang kekal abadi.
***