Tahukah Anda ? Yasa kerti lan bhakti... memargi antuk manah suci.

Shakti Yoga

Shakti Yoga adalah yoga sebagai jalan pembebasan yang dilaksanakan dengan bathin yang bersih untuk menjadi spiritual tingkat tinggi dengan memanfaatkan,
Seluruh jalan Shakti Yoga pada dasarnya berakar dari ajaran Shivaisme (Siwa Sidhanta).

Shakti berasal dari akar kata shak, yang berarti mendapat energi atau kekuatan. Energi ini digunakan untuk membantu pembersihan bathin kita secara efektif dan cepat. Yang termasuk jalan ini misalnya : 
Dan termasuk juga jalan-jalan tantra tradisional Bali seperti Aji Pangliyakan, Aji Pangidep Ati, dll. Dalam Shakti Yoga kita akan sering bertemu dan terlibat dengan hal-hal niskala.

Shakti Yoga merupakan jalan yang menggunakan bagian murni dari Prakriti atau energi ini untuk kembali ke awal, kembali kepada identitas diri kita yang sejati. Menemukan kembali energi murni pembentuk diri kita. Bisa dikatakan sebagai memutar-balikkannya kembali, dengan memanfaatkan bagian murni dari energi ini (apa yang membuat kita berada disini sebagai mahluk).

Ini adalah cara yang canggih dibandingkan cara lainnya,
  • tingkat tinggi, 
  • tapi sekaligus juga memiliki resiko bahaya.
Umumnya Shakti Yoga ini adalah ajaran tertutup, diajarkan secara rahasia, dari guru ke murid. Shakti yoga bagus bagi mereka yang sadhana-nya kuat (dalam keterangan tentang sadhana pada Bab II) juga bathin dan kesehariannya harus sudah bersih, tapi sangat tidak disarankan bagi mereka yang bathin dan kesehariannya masih kotor, berikut diberikan beberapa resiko dalam ajaran ini yaitu sebagai berikut :
  • Kalau kita salah saat mengaktifkan shakti atau energi ini, efeknya bisa buruk bagi kita, misalnya : mengalami sindrom kundalini. Dengan catatan resiko ini bisa banyak berkurang kalau bathin dan keseharian kita sudah bersih.
  • Godaan dari ajaran shakti energi ini sangat besar, banyak sekali orang yang kemudian terjebak kepada memburu dan mengejar kesaktian dan lupa dengan tujuan sebenarnya yaitu merealisasi pembebasan. Bahkan ada yang terbalik, malah menyalahgunakan shakti atau energi ini untuk tujuan menyakiti. Akibatnya kadang di masyarakat kadang ada sebagian kecil pandangan bahwa spiritual itu identik dengan kesaktian, bahwa semakin sakti seseorang semakin tinggi spiritualnya. Hal ini jelas sangat salah, 
    • sebab tingginya tingkat spiritual tidak ada kaitannya dengan kesaktian, tapi dengan kebersihan bathin. Orang biasa yang tidak bisa apa-apa, 
      • tapi kalau bathinnya sangat bersih, 
      • dia adalah praktisi spiritual tingkat tinggi.
Dalam Shakti Yoga, kalau kita berpraktek secara salah, kita bisa mengalami kemerosotan bathin dan bahkan terlahir di alam ashura.

Orang yang mendalami ini sadhana-nya dalam keseharian harus sangat sangat kuat, agar bisa terhindar dari kemerosotan bathin. Karena itu para shakta yang memasuki jalan ini biasanya punya disumpah dengan sumpah melaksanakan dharma terlebih dahulu.

Terkait aspek praktis-ringkas-cepat yang dominan dalam Shakti Yoga, maka hubungan antara guru dan murid menempati bagian yang sangat penting.

Seorang murid harus membuktikan tekadnya melalui,
  • latihan yang keras,
  • dan serius untuk mendapatkan pelajaran dari gurunya. 
Itulah sebabnya pada sebagian besar praktek Tantra, ajaran tidak diturunkan secara tertulis, melainkan diajarkan lisan dari guru kepada murid.

Tanpa bimbingan seorang guru, sedikit saja penyimpangan dilakukan dari ajaran-ajaran sang guru, tidak bisa dihindari lagi akan membawanya pada kesesatan atau kemerosotan bathin.

Jadi untuk sebuah kesuksesan di jalan Tantra,
  • guru sejati, dan 
  • seorang murid sejati menjadi sangat penting.
Kualitas seorang satguru atau guru sejati pun diperlukan dalam ajaran ini, yaitu yang memiliki pengendalian dirinya,
  • sangat baik, 
  • sangat cermat, dan 
  • sangat mahir
dalam, 
  • menaikkan kundalini, 
  • hidupnya bersih dan sederhana, 
  • kata-kata dan perilaku kesehariannya layak ditiru, 
  • memiliki sumber penghasilan yang benar dan jujur, 
  • pikirannya murni, 
  • ahli dan cerdas dalam mengajarkan sadhana
    • seorang kepala rumah tangga -bukan sanyasin-, mencapai tingkat tertinggi dalam praktek sadhana, ahli dalam pengetahuan,
      • Tantra, dan 
      • Mantra
      • dan Mampu memberikan hukuman maupun hadiah kepada murid, hanya orang sedemikian itulah yang layak disebut guru dalam memberikan ajaran ini.
Di Bali, ajaran Shakti Yoga ini merupakan jalan atau suatu ajaran aja wera, sehingga harus dibahas dan dijabarkan dengan sangat hati-hati. Ini hanya sekilas info untuk sekedar mengenalkan bagian rahasia dari Hinduism ini.
................. dikutip dari Sekilas Tentang Shakti Yoga, oleh Rumah Dharma - Hindu Indonesia (ref)
***