Aja Were

Acintya Bedhaabheda Tattva

Acintya Bedhaabheda Tattva adalah sebuah ajaran filsafat dan tattwa agama tentang cara memuji nama suci Tuhan yang pada abad ke-15 Masehi mulai berkembang di India Timur yang diajarkan oleh Sri Caitanya sebagaimana dijelaskan dharmasastra3, Sri Gaura Purnima disebutkan bahwa :
Tuhan Yang Maha Esa sama dengan ciptaan-Nya dan pada waktu yang sama pula berbeda dari ciptaanNya.
Contoh yang baik untuk memahami filsafat tersebut adalah sebagai berikut. 
  • Ibaratnya seperti cahaya matahari dan bola matahari dapat dikatakan sebagai dua obyek yang sama namun sekaligus berbeda pada saat yang sama. 
    • Tidak ada cahaya matahari kalau tidak ada bola matahari sebagai sumbernya. 
    • Sebaliknya, bola matahari tidak akan bermanfaat kalau tidak memancarkan cahaya matahari. 
    • Sekarang, misalnya kita berada dalam suatu kamar yang diterangi cahaya matahari. 
      • Dapatkah kita mengatakan bahwa matahari berada dalam kamar kita, hanya karena adanya cahaya matahari dalam ruangan kita? 
      • Tentu saja tidak!
    • Jadi, matahari dan cahaya matahari sama sekaligus berbeda pada saat yang sama.
Begitu pula Tuhan dan ciptaan-Nya. Menurut Veda, Tuhan memiliki tiga sifat utama yaitu sat, cit, dan ananda
  • Sat artinya kekal, Tuhan Maha Kekal. 
  • Cit artinya penuh pengetahuan (full of knowledge), Tuhan Maha Tahu, segala pengetahuan berasal dari Beliau. 
  • Ananda berarti penuh kebahagiaan (full of bliss), 
Jadi, Tuhan adalah sumber kebahagiaan sejati. Karena itulah, orang menjadi bahagia bila ia merasa dekat dengan Tuhan. Tuhan memiliki ketiga sifat utama itu tanpa batas.

Begitu pula atman (roh) kita, juga memiliki ketiga sifat tersebut. 
  • Kekal, 
  • Tidak pernah mati, 
  • Hanya berganti badan.
***