Aja Were

Gni Rhawana

Gni Rhwana (Geni Rawana) adalah istilah padewasan dalam kalender Bali dimana Api memiliki kejayaan dan kemegahannya. 
  • Gni artinya Api, (dimana Sang Hyang Agni sebagai penguasanya)
  • Sedangkan Rhwana adalah rajanya.
Dalam ala ayuning dewasa di Bali disebutkan bahwa, masyarakat Bali percaya,bahwa pada hari Gni Rhwana ini adalah hari yang sangat baik untuk melakukan segala aktifitas yang berkaitan dengan Api. 
  • Melakukan aktifitas di Merapen (workshop bagi kaum Pande emas, perak, logam lainnya), 
  • Membakar batu kapur, membakar gerabah, batu bata, membakar somi (jerami batang padi sehabis panen) dan sebagainya. 
Semua hasil pembakaran akan optimal. Namun karena api akan menjadi sangat besar, tentu tidak sesuai untuk aktifitas yang lain yang tidak membutuhkan api besar berkobar. 

Misalnya, orang-orang jadi tidak merasa nyaman jika hari itu memasang atap rumah. 
  • Karena atap rumah (apalagi jaman dulu atap rumah orang Bali biasanya terbuat dari alang-alang) rentan kebakaran. 
  • Orang juga menghindarkan untuk melaspas rumah (upacara selamatan untuk rumah baru). Dan menghindar untuk bercocok tanam hari itu, agar terhindar dari kekeringan.
Dalam Kalender Bali untuk Geni Rawana ini juga disebutkan pengguaannya :
  • Hari baik untuk segala pekerjaan yang menggunakan api.
    • Seperti contonya : Gni Rawana Jejepan. Anggara Penanggal 10. Baik untuk mulai pekerjaan yang menggunakan api seperti membakar genteng, batu bata, keramik, gerabah, membuat senjata tajam (pande besi). 
  • Hari yang tidak baik untuk mengatapi rumah, melaspas, bercocok tanam.
    • Seperti contohnya : Gni Rawana Rangkep. Buda Penanggal 4. Tidak baik untuk membangun, mengatapi rumah.
***