Pamerajan (Pura) Panti

Pamerajan (Pura) Panti adalah kelompok pura merajan milik satu soroh terdiri dari beberapa Dadia dari lokasi desa yang sama.

Yaitu : Sanggah Pamerajan Dadia ditambah dengan Meru atau Gedong palinggih Bhatara Kawitan.

Sehingga dalam persamaan antara pura panti & dadia disebutkan :
Artinya apa yang dimaksud dengan Pura Panti dapat pula disebut dengan Pura Dadia.

Palinggih-palinggih lainnya yang tidak teridentifikasi seperti tersebut di atas disebut ‘pelinggih wewidian’ yaitu :

Pelinggih yang berhubungan dengan sejarah hidup leluhur di masa lampau,misalnya mendapat paica, atau kejumput oleh Ida Bhatara di Pura lain misalnya dari Pura Pulaki, Penataran Ped, Bukit Sinunggal, dll maka dibuatkanlah pelinggih khusus berbentuk limas atau sekepat sari.

Pada beberapa Sanggah Pamerajan sering dijumpai pelinggih wewidian ini jumlahnya puluhan, berjejer.

Namun disayangkan karena leluhur kita di masa lampau terkadang lupa menuliskan riwayat hidup beliau, sehingga keturunannya sekarang banyak yang tidak tahu pelinggih apa saja yang ada di Sanggah Pamerajannya.

Pelinggih-pelinggih umum yang terdapat di Sanggah Pamerajan adalah stana dalam niyasa Sanghyang Widhi dan roh leluhur yang dipuja seperti misalnya :
  • Padmasana/ Padmasari Sanghyang Tri Purusha, Sanghyang Widhi dalam manifestasi sebagai Siwa – Sada Siwa – Parama Siwa.
  • Raja-Dewata pelinggih roh para leluhur (dibawah Bhatara Kawitan)
  • Dll.
Demikian ditambahkan sebagai local jenius dalam artikel Hindu Bali.
***