Aja Were

Kadengan

Kadengan adalah tahi lalat dalam Bahasa Balinya sebagai bawaan dari lahir.

Dalam mitos dan sastra yang berkembang di Bali disebutkan kadengan itu ada yang perlu diruwat dan ada juga tidak, sebagaimana disebutkan Mega Chan Zin Bali dalam artikel Group Hindu misalkan :

  • Kadengan yang perlu diruwat (atau mebayuh) saat kajeng kliwon :
    • Dihaturkan kepada RATU BIANG BHATARI DASAR SARING BUMI yg berstana di GOA RATU, GIRI PUTRI, GOA LAWAH, dan di GOA RAJA dengan mengunakam sarana seperti :
      • Banten pebayuhan dengan penyamblehan siap selem (ayam hitam), banten pejati, pemegat dan sarana lainnya. Bisa di bayuh dari Gedong Suci".
    • Seperti halnya kadengan berikut :
      • Kadengan Apit Wangke sebagai pencabut nyawa sebagai penyebab kematian pasangannya. Dimana kadengan itu disebutkan ada di ujung kelamin yg sangat keras pengaruhnya, kalau ia ada di sekitar kelamin mungkin pengaruhnya 75% (tidak di jelaskan)".
      • Kadengan Celedu Nginyah (yg berada di tengah tengah Alis) sebagai pembawa malapetaka bagi suami isti.
  • Kadengan yang memberikan manfaat.
    • MANIKKHARDA - tahi lalat yg terletak di bagian kanan kepala, banyak kesenangan dan yg di harapkan bisa tercapai.
    • JEJEM - tahi lalat yang terletak di bagian kiri kepala, selalu ragi dan menangging derita.
    • DURYATI - tahi lalat yang terletak di atas kepala atau di ubun2, senang berbuat sosial
    • CANTUKA - tahi lalat yang terletak di bagian belakang kepala, berhati sabar dan sentosa.
    • PULUNG JATI - tahi lalat yang terletak di enyung2 bener, pintar bicara dan baik hati.
    • WERDHATAMA - tahi lalat yang terletak di batuk kana atau kiri, latip atau enak pikirannya.
    • BERCARA - tahi lalat yang terletak di tengah2ning batuk, pintar dan banyak akal.
    • SERI TUWUH - tahi lalat yang terletak di pelengan kanan atau kiri, kaya, rezekian dan banyak keberuntungan.
    • PUNGGUNG - tahi lalat yang terletak di pelupuk mata kanan atau kiri, hendaknya berhati hati, bodoh dan selalu kekirangan sandang pangan.
    • TEMENG TUWUH - tahi lalat yang terletak di cekoking mata, pendiam dan rajin dalam segala bidang.
    • JATMIKA - tahi lalat yang terletak di alis kiri, disenangi orang banyak.
    • SRIGATI - tahi lalat yang terletak di pipi kiri atau kanan, senang bersanak saudara dan sering pamer.
    • TUJUSIH - tahi lalat yang terletak di tengah tengah pipi kanan dan kiri, di senangi banyak orang malahan sampai di datangi sampai di rumahnya.
    • TURUNSIH - tahi lalat yg terletak di tengah2 batang hidung, di senangi banyak orang dan berbahagia.
    • PULUNGSIH - tahi lalat yang terletak di hidung di manapun tempatnya, di senangi banyak orang dan turut perintahnya.
    • PALGUNA - tahi lalat yang terletak di cekoking irung, lancar bicara sering kekurangan sandang pangan.
    • GUNASANTI - tahi lalat yang terletak di di bibir atas, pintar dan tidak lekurangan sandang pangan.
    • LUMER - tahi lalat yang terletak di bibir bagian bawah, baik budi nya di senangi banyak orang.
    • SERI KURDA - tahi lalat yang terletak di telinga kanan atau kiri, gampang rezekinya.
    • NYLAREM - tahi lalat yang terletak di dagu dekat mulut, banyak bicara, serta ngracuk ngawag bicaranya.
Demikianlah disebutkan beberapa makna kadengan sebagai bawaan dari lahir yang punya manfaat dan ada juga yang perlu diruwat.
***