Aja Were

Mindset

Mindset dalam pemikiran banyak orang artinya adalah cara pandang.
Terkadang cara pandang yang berbeda, memberikan hasil yang berbeda pula seperti halnya dalam memaknai setiap nasehat dari sastra-sastra kuno.

Ibarat mengenakan kacamata, penampakan yang diterima oleh mata amat tergantung pada kebersihan, warna bahan lensanya, serta kecangihan dari bahan lensanya.

Jadi, apapun adanya suatu keberadaan, memberikan pancaran objektif bagi kita, namun kita umumnya tidak dapat menangkapnya dengan objektif.

Seperti diceritakan pada zaman dahulu sebelum meninggal, seorang ayah berpesan pada kedua anaknya,

Ingat 2 hal ini ya..
  • Pertama, jangan pernah kamu menagih piutang
  • Kedua, jangan pernah tubuhmu terkena terik matahari secara langsung
5 tahun berlalu setelah sang ayah wafat,

Sang ibu datang menengok anak sulungnya
“Wahai anak sulungku kenapa kondisi bisnismu demikian?”
Si Sulung menjawab : “Saya mengikuti pesan ayah bu…
Ayah bilang, Saya dilarang menagih piutang kepada siapapun sehingga banyak piutang yg tidak dibayar dan lama² habislah modal saya..
Terus ayah melarang saya terkena sinar matahari secara langsung dan saya hanya punya sepeda motor, itulah sebabnya pergi dan pulang kantor saya selalu naik taxi, beginilah akhirnya"

Sang ibu merenung, lalu sang ibu pergi ke tempat si bungsu ,
Ternyata si bungsu sekarang menjadi orang sukses, Sang ibu pun bertanya “Wahai anak bungsuku, hidupmu sedemikian beruntung, apa rahasianya…?”

Si bungsu menjawab : 
“Ini karena saya mengikuti pesan ayah bu..
Pesan yg pertama saya dilarang menagih piutang kepada siapapun. Oleh karena itu saya tidak pernah memberikan hutang kepada siapapun tetapi saya beri sedekah/punia tanpa pamrih sehingga modal saya menjadi mesari/berkah”.

Pesan kedua saya dilarang terkena sinar matahari secara langsung, karena saya hanya punya motor, saya selalu berangkat sebelum matahari terbit dan pulang setelah matahari terbenam, sehingga para pelanggan tahu toko saya buka lebih pagi dan tutup lebih sore”.

Demikianlah diceritakan jika Anda ingin mengubah hidup Anda, maka Anda harus mengubah sikap, dan hal-hal yang Anda lakukan. seperti disebutkan dalam ajaran kawisesan;
Ubah cara pandang Anda ke arah yang lebih positif maka Anda akan melihat perbedaan yang nyata, yang membantu Anda untuk berubah ke arah yang juga positif.

***