Tangga

Tangga merupakan sebuah alat bantu untuk memanjat seperti halnya pohon yang dalam Bahasa Bali disebut dengan Jan dan Banggul.
  • JAN adalah tangga yang terbuat dari dua batang bambu (tiying) yang diberi anakan sebagai tempat untuk berpijak.
Dua batang bambu adalah simbul dari keseimbangan antara kanan dan kiri.
Tangga yang disebut Jan biasanya dipakai sebagai alat bantu untuk menaiki pohon kelapa.
Pohon Kelapa dlm taru tri pramana disebut Taru Brahma sebagai simbul perbuatan.
Maknanya, melangkah dalam keseimbangan.
  • BANGGUL merupakan tangga yang terbuat dari satu batang bambu yang diberi lobang pada setiap ruasnya.
Lubang² inilah yang kemudian dipakai pijakan untuk naik.
Banggul biasanya dipakai alat bantu utk memanjat pohon Enau.

Dalam taru tri pramana pohon Enau disebut dengan Taru Wisnu sebagai simbul darma.
Maka bahan² yg berasal dari pohon enau seperti serabutnya dipakai utk atap bangunan suci.
Maknanya, utamakanlah kebenaran.

Batangnya dipakai sebagai "sunduk" yang bermakna agar "Nawang Unduk" atau tahu prosedur.
Untuk menguat sunduk atau pasak ada disebut dengan "lait".

Maknanya, hanya kebenaran yang bisa menguatkan proses yang benar (Satyam Eva Jayate).

Demikian sebagai renungan yang dikutip dari berbagai sumber yang dishare DE Shu dalam group Hindu Dharma di fb.
***