Aja Were

Rajin

Rajin artinya jemet atau seleg dalam bahasa Balinya.

Jemet masekolah dan megarapan berarti anak pintar yang rajin membantu orang tua.

Sebagai pengamalan ajaran karma marga dan bhakti marga disebutkan bahwa rajin belajar, bekerja (mekarya) dan sembahyang hendaknya harus seimbang.
  • Rajin sembahyang tetapi malas bekerja rejeki seret hidup jadi morat marit.
  • Rajin bekerja tetapi malas sembahyang, rejeki berlimpah hidup jadi sombong dan lupa pada Hyang Widhi,
Dalam hidup ini manusia harus berbuat, berusaha dan bekerja sebagaimana dalam dharma kriya disebutkan;
Semakin rajin dan jujur seseorang bekerja maka Hyang Widhi akan semakin kasih kepadanya, sehingga pahala dari karmanya pun berlimpah.

Namun terkadang dalam kenyataanya banyak ditemukan bahwa seseorang yang rajin sembahyang akhirnya jatuh juga usahanya alias tutup;
yang satunya begitu juga, akhirnya sakit (linglung, bingung dan akhirnya hilang ingatan) karena tak kuat hadapi masalah hidupnya... kenapa...??? Kan katanya Tuhan maha memberi...
Seperti diungkapkan Age Darmaniaga dalam salah satu artikel dalam Hindu di fb 

Jadi masalah tak bisa diselesaikan dengan berdelusi yaitu hanya memohon dan berdoa saja, jangan lupa usaha...
 
Ini dunia nyata yang harus diselesaikan dengan bergerak dan bukan berdiam diri saja... 

Bukankah Hyang Widhi memberi rejeki itu saat kita ada di ruang realita yaitu ruang dimana kita bekerja dan berusaha...

Belajarlah membagi waktu disaat mana kita memasuki ruang DELUSI (berdoa) dan di saat mana kita memasuki ruang realita (berusaha). 
Berdoa saja tak baik, berusaha melupakan doa juga tak baik... 
perlunya keseimbangan...

Atau Anda tak berdoa... silakan, 
itu adalah pilihan Anda dan tak ada larangan yang terpenting tujuan Anda tercapai...

Namun dengan rajin sembahyang dan berdoa sejatinya juga disebutkan akan selalu dekat dengan Tuhan;
Itu membuatmu tenang ketika banyak masalah menghampirimu
Kamu bisa berpikir lebih jernih
bisa bertindak dengan logika
Dan selalu berusaha menyelesaikan setiap masalah yang datang
Bukan menghindarinya

Demikian Jro Bujangga manambahkannya.
Hadapi semua dengan tegar dan semangat serta fokus pada tujuan.

 ***