Sidhi

Sidhi mengandung arti digjaya dijaman dulu, mungkin ilmu kekinian tepatnya disebut canggih/hebat.

Ibaratnya, seorang pelantun mantra mestilah juga memiliki sidhi supaya mantra yang diucapkannya dapat bertuah atau siddhi mantra.

Dan ajaran leluhur Bali biasanya menyebutkan, 

Belajar apapun pasti akan mencapai Sidhi.

Dalam hubungan sidhi, sidha dan sadhu yang disarikan dari tutur Buda Kecapi sebagaimana dalam Hindu disebutkan bahwa dalam memuja Hyang Widhi lebih dalam pasti akan melewati tahap sidhi di dalam diri.
 
Seharusnnya sidhi didasari oleh Sidha, yaitu kemurnian niat dan tujuan hanya kepada Hyang Widhi. 

Gunakan sidhi untuk Hyang Widhi. 

Walapun mampu dan bisa tidak akan digunakan kecuali untuk pelayanan kepada sesama. 

Namun jika sesorang terjebak pada sidhi maka timbul kesombongan dan tidak akan mencapai tahap sidha.

Berikutnya sidhi dan sidha didasari oleh puncaknya adalah sadhu, yaitu kesempurnaan dan kedamaian.

Dan hendaknya ketiga dasar ini sebagai pagar di dalam diri agar selalu di jalan dharma kebenaran.
***