Ingkel

Ingkel adalah pantangan dalam padewasan kalender Bali mulai dari Redite/Minggu dan berakhir pada Saniscara/Sabtu (7 hari) dan bilangan wuku dibagi 6, sisa;
  • Wong | Pantangan yang berhubungan dengan manusia yaitu tidak boleh melaksanakan Upacara Manusa Yadnya (mepandes, pawiwahan dll).
  • Sato | Pantangan yang berhubungan dengan hewan yaitu tidak baik mulai menangkap/mengambil hewan kaki empat untuk dipelihara.
  • Mina | Pantangan yang berhubungan dengan ikan yaitu tidak baik mulai memelihara ikan
  • Manuk | Pantangan yang berhubungan dengan burung/unggas yaitu tidak baik menangkap/mengambil ayam atau unggas lainnya untuk dipelihara.
  • Taru | Pantangan yang berhubungan dengan tumbuhan berkayu yaitu tidak baik mulai menanam atau menebang kayu untuk bahan bangunan/rumah.
  • Buku | Pantangan yang berhubungan dengan tumbuhan berbuku yaitu tidak baik mulai memotong bambu atau tanaman beruas lainnya untuk bahanbangunan/rumah dan peralatan/perabot lainnya.
Adapun pantangan ini dalam penentuan hari baik di Bali ini disebutkan juga dengan istilah patining yang berarti pula kematian atau hal-hal yang berhubungan dengan bahaya. Hal-hal yang membahayakan akan menjadi larangan untuk menjauhinya dalam penentuan hari-hari baik dalam pelaksanaan upacara yadnya di Bali.
***